Tau Ga…. (Info2 penting seputar kehidupan)

80 Persen Otak Anak Berkembang di Usia Emas

SEKITAR 80 persen otak anak berkembang pada periode yang disebut dengan “golden age”, atau masa-masa keemasan, usia 0 hingga lima tahun. Pada masa-masa tersebut, peran orangtua sangat dibutuhkan dalam mengawasi tumbuh dan berkembangnya otak anak.

Menurut Psikolog Anak, Desni Yuniarni, masa “golden age” otak anak berkembang sangat cepat sehingga informasi apapun akan diserap, tanpa melihat baik atau buruk.

“Tugas orangtua yang mengarahkan anaknya lebih baik, dengan rasa cinta dan kasih sayang,” ujarnya.

Selain berperan sebagai pengawas tumbuh dan berkembangnya anak-anak mereka, orangtua bertugas menambah pengetahuan, terutama seputar pertumbuhan anak. Namun, orangtua tidak bisa memaksakan pertumbuhan anak sesuai kemauannya, seperti menyuruh belajar di luar kemampuan anak dengan maksud agar anak mereka kelak menjadi pintar.

“Yang penting kita sebagai orangtua harus menunjukkan sikap dan perilaku yang baik karena anak suka meniru orang-orang terdekatnya,” kata Desni.

Apa yang sudah anda siapkan untuk menghadapi kematian?

Saat menulis postingan yang satu ini saya baru saja membaca tulisan seseorang yang cukup inspiratif, ditemani lagu Anang -Separuh Jiwaku Pergi, sementara jam menunjukkan pukul 12.45 wib, jam istirahat kantor yang pas untuk menuangkan sebuah tulisan…

Membaca tulisan itu, saya teringat papa yang sudah dua tahun setengah yang lalu pergi mendahului saya menemui Tuhan, beribu-ribu penyesalan yang terngiang2 di kepala saya saat itu masih saya ingat sampai hari ini… masih banyak “hutang” yang belum saya bayar… saya bisa duduk disini hari ini, bukan pengangguran, bukan narapidana, tapi menjadi seseorang yang masih bisa berpikir positif atas segala sesuatu karena papa, semua didikan papa yang membawa saya menjadi orang yang berguna… masih banyak hal-hal lain yang tidak bisa saya ungkapkan satu persatu, yang mungkin hanya akan membuat saya meneteskan air mata haru jika dilanjutkan…

Betapa seseorang bisa menjadi memory yang indah di dalam pikiran kita… semua karena perbuatannya selama hidup, karena semua yang telah ditunjukkannya selama hidupnya…
Kebanyakan dari kita selalu mengingat segala hal dari sisi duniawi, tetapi mungkin sebaiknya kita memikirkan beberapa hal yang menjadi pertanyaan yang penting untuk kita pikirkan…

  • Ingin seperti apa mati kita?, dalam kondisi seperti apa?, sedang melakukan aktifitas apa?
  • Berapa banyak keluarga, kerabat, teman relasi atau tetangga yang diharapkan mengantar jenazah kita?
  • Omongan atau cerita apa yang diharapkan keluar dari orang-orang yang kita tinggalkan?
  • Caciankah, makiankah atau rasa syukur karena telah kehilangan orang yang mereka benci.
  • Sebagian dari kita mungkin akan terperanjat dengan pertanyaan-pertanyaan semacam itu. Bisa jadi karena sibuk dengan pekerjaan atau aktifitas yang menjauhkan diri dari Visi hidup yang sebenarnya.

    Papa mungkin tidak mempersiapkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan diatas, tapi papa sudah menjawab semua pertanyaan itu dengan tindakannya, sehingga orang-orang mengingatnya atas hal-hal positif yang dilakukannya…

    Pikirkanlah apa yang sudah kita lakukan dulu, sekarang dan apa yang akan kita lakukan di masa depan….

    Terima kasih papa yang sudah mengajarkan semua kebaikan yang ada dalam diri papa, saya tau Tuhan pasti menjaga orang seperti papa dengan baik….

    Seandainya….. Untuk menguji imajinasi pembaca

    Saya suka berandai-andai atau bermimpi bilamana suatu peristiwa terjadi. Tapi bukan hanya sekadar lamunan atau impian di siang bolong, namun impian-impian yang bisa saja terjadi menimpa kita tentu saja yang positif.

    Kita tahu bahwa tokoh-tokoh visioner dalam mewujudkan visinya diawali melalui mimpi, Presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno memimpikan negara Indonesia negara merdeka dan berdaulat ketika berada di tengah-tengah perjuangannya melawan penjajah saat itu. Walter Elias Disney founder Walt Disney, Bill Gates melalui Microsoftnya, Michael Dell, dan masing banyak lagi.

    Meluangkan waktu untuk berandai-andai bukanlah hal yang negatif atau buang waktu, asal anda tidak melakukannya ditengah pekerjaan, ditengah menyetir, sedang menyeberang jalan atau hal lain sejenis yang bisa membahayakan…

    Ada baiknya jika ada waktu kita berandai-andai jadi konglomerat, dengan rumah mewah, mobil mewah, istri yang cantik dan pengertian atau suami yang ganteng dan pengertian, tapi yang jelas semua yang jadi bahan imajinasi kita itu harus dijadiin salah satu goal kita nantinya, dan jelas harus ada usaha untuk mendapatkannya….

    Dan yang lebih penting lagi, boleh berimajinasi lebih tinggi dari langit, tapi dalam hal-hal positif, dan juga mengejarnya dengan cara yang positif juga…

    Be Positive…..

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s