Monthly Archives: November 2009

Hal paling menyedihkan??

Ada seseorang yang berusaha meyakinkan aku, bahwa hal-hal paling menyedihkan adalah…..

1. Saat kamu jujur pada temanmu, tapi dia berdusta sama kamu.
2. Saat kamu memberikan perhatian, tapi dia tidak menghargainya.
3. Saat kau mencintainya dengan tulus, tetapi dia tidak mencintaimu.
4. Dia membutuhkan kamu hanya pada saat kesulitan.

Dan banyak hal lain yang bernada sama, yang intinya merasa kecewa atas balasan yang tidak sesuai… dan sangat disayangkan, sangat-sangat banyak orang yang berpikiran sama, melulu mikirin apa balasan yang dia terima, melulu memperhitungkan apa yang sudah dia lakukan buat orang lain…. Ayo donk… belajar mikirin orang lain, belajar tidak mengharapkan balasan dari orang lain, belajar tidak memperhitungkan apa yang sudah kamu perbuat buat orang lain…

Tapi menurut aku sih…… hal paling menyedihkan bukan itu, kalau aku coba urutkan yang diatas, kayanya gini deh…

1. Saat temanmu jujur, kamu berpikir dia berdusta.
2. Saat temanmu memberi perhatian, kamu pikir dia pasti ada maunya.
3. Saat seseorang mencintaimu dengan tulus, kamu menganggap dia hanya mau sesuatu dari kamu.
4. Temanmu datang saat kesulitan karena merasa kamu orang yang hebat dan bisa mengatasi masalahnya, tapi kamu berpikir dia hanya datang pada saat kesulitan.

Selain masalah yang aku bahas tadi, masalah mikirin diri sendiri, mengahrapkan balasan, dll… yang paling jadi masalah tuh sebenarnya pikiran kamu sendiri, selalu berpikiran negatif tentang orang lain, coba kamu pikirin deh, inget-inget… pernah ga kamu ngelakuin sesuatu gara-gara selalu dituduh seperti itu, anak cowo misalnya, tiap hari pulang sekolah ditanyain, kamu ngerokok yah, sehari dua hari sih gpp, tapi kalo setiap hari delam sebulan dua bulan?? mending ngerokok aja deh kata anak itu, susah payah ga terpengaruh untuk ikut-ikutan merokok, eh tiap hari dituduh…

Itu hanya contoh kecil, adalagi orang yang selalu berusaha memperhatikan kamu, klo wajah pucat sedikit, langsung ditanyain, kamu sakit yah, belum sarapan? atau kenapa? eh kamu malah mikir negatif… lama-lama orang itu juga jadi males merhatiin kamu, ini orang udah baik diperhatiin, malah nuduh macem-macem…

Coba bayangin kalau setiap apapun yang orang lakukan pada kamu, kamu ingat berterima kasih, setiap pagi kamu tiba di kantor, di sekolah, atau dimanapun, selalu menyapa, “selamat pagi”, “selamat siang”… suatu saat kamu berhalangan hadir, orang-orang merasa ada yang hilang… orang-orang kehilangan sosok orang baik yang selalu tersenyum dan menyapa dengan ramahnya…. atau kamu lebih memilih orang bahagia kalau kamu tidak ada? lebih bahagia disaat kamu sakit, dan tidak ada satu orangpun yang datang menjenguk? atau disaat kamu meninggal tidak ada satupun orang yang bersedih karena kehilangan kebaikan kamu atau bahkan bahagia kamu sudah tidak ada….????

Jadi sekarang, tinggal memilih… Mau menghabiskan waktu untuk memikirkan balasan dari setiap orang…? atau mau mulai berpikir positif dan memikirkan hal positif apa yang mau kamu lakukan buat orang lain?

Percayalah, semakin kamu sering berpikir dan berbuat positif, semakin sering pula hal-hal positif datang menghampiri kamu….

“keep positive, take any chance, enjoy your life”

Advertisements

Aku Sayang Papa…

Biasanya anak-anak yg jauh dari orang tuanya merasa kangeen sekali dgn mamanya.

Lalu bagaimana dengan papa?

Mungkin mama lebih sering menanyakan keadaan anaknya setiap hari. Tapi taukah kamu jika papamu yg mengingatkannya utk menelfonmu?

Mungkin mama yg lebih sering mengajakmu bercerita,tp taukah kamu sepulangnya ia bekerja dgn wajah lelah ia selalu menanyakan kabarmu dari mama mu?

Waktu kecil...
Papa mengajari putri kecilnya bermain sepeda. Setelah dia mengganggap kamu bisa ia melepaskan roda bantu di sepedamu, Saat itu mama menutup mata karena takut anaknya terjatuh lalu terluka tapi ayah dgn yakin menatapmu mengayuh sepeda dgn pelan karena dia tahu putri kecilnya pasti bisa.

Saat kamu menangis meronta meminta boneka yg baru,mama menatapmu iba,tetapi ayah mengatakan dgn tegas “kita beli nanti,tapi tidak sekarang” karena ia tidak ingin kamu menjadi manja dgn semua tuntutan yg selalu di penuhi.

Ketika kamu remaja…
Kamu mulai menuntut utk keluar malam. Lalu papa mulai bersikap lebih tegas ketika mengatakan “tidak”. Itu utk menjagamu karena kamu adalah sesuatu yg berharga.
Lalu kamu masuk ke kamar membanting pintu tapi yg dtg mengetok pintu dan membujuk mu adalah mama. Taukah kamu saat itu dia memejamkan matanya dan menahan diri, karena Dia sangat ingin mengikuti keinginanmu tapi lagi-lagi dia harus menjagamu.

Saat seorang cowok mulai sering datang mencarimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia dan sesekali menguping atau mengintip saat kmu sedang berdua di ruang tamu. Tahukah kmu dia merasa cemburu?

Saat dia melonggarkan sedikit peraturan, kamu melanggar jam malamnya. Ia duduk di ruang tamu menunggu mu pulang dgn sangat2 khawatir. Wajah khawatir itu mengeras ketika melihat putri kecilnya pulang terlalu larut. Dia marah. Karena hal yg di takutinya akhirnya datang “putri kecilnya sudah tidak ada lg”

Saat papa sedikit memaksamu utk menjadi seorang dokter. Ketahuilah bahwa ia hanya memikirkan masa depanmu nanti. Tp toh dia tetap tersenyum saat pilihanmu adalah menjadi seorang karyawan Bank.

Sampai saat papa harus melepasmu di bandara. Bahkan badannya terlalu kaku untuk memelukmu. Ia hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini-itu. Dia ingin menangis seperti mama yg menangis dan memelukmu erat. Tp dia hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya dan menepuk pundakmu berkata “jaga diri baik2″. Agar kamu kuat utk pergi.

Saat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yg mengerutkan kening adalah Papa. Berusaha mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dgn yg lain.

Ketika permintaanmu bukan lg sekedar meminta boneka baru, dan ia tau ia tidak bisa memberikan. Dia sangat ingin mengatakan “iya nak,nanti kita beli” dan saat kata2 yg keluar adalah “tidak bisa” dari bibirnya. Tahukah kamu Ia merasa gagal membuat anaknya tersenyum.

Saat kamu sakit dan tidak berada di dekatnya. Papa terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak berkata “sudah di blg jgn minum air dingin!”.berbeda dgn mama yg memperhatikanmu dgn lembut. Ketahuilah saat itu ia benar2 khawatir dgn keadaanmu.

Saatnya nanti kamu wisuda sebagai seorang sarjana. Papa adalah org pertama yg berdiri dan memberi tepuk tangan utk mu. Dia yg tersenyum bangga dan puas melihat “putri kecilnya yg tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”

Sampai saat seorang teman hidupmu datang dan meminta izin mengambilmu darinya. Papa akan sangat berhati2 memberikan izin karena ia tau laki2 itu yg nanti akan menggantikannya.

Saat Papa melihatmu duduk di panggung pernikahan bersama seseorang yg di anggapnya pantas menggantikannya. Papa pergi kebelakang panggung,dan menangis “tugasku telah selesai dgn baik, putri kecilku yg lucu telah menjadi wanita yg cantik”

Papa hanya bisa menunggu kedatangan mu dan cucu2nya sesekali utk menjenguknya. Dgn rambut yg telah memutih dan badan yg tak lagi kuat utk menjagamu dari bahaya.

Papa adalah sosok yg harus selalu terlihat kuat bahkan ketika dia tidak kuat utk tdk menangis. Harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. papa jg orang pertama yg selalu yakin bahwa “kamu bisa” dalam hal apapun.

Tersenyum dan bersyukurlah ketika kamu bisa merasakan kasih sayang seorang papa hingga tugasnya selesai. Kamu adalah salah satu org yg beruntung. Untuk kamu yang sudah ditinggalkan papa, bersyukurlah selama hidupnya dia telah sangat sayang padamu… Untuk kamu yang masih bisa merasakan kasih sayang papamu, sayangilah dia, hargailah dia, ingatlah betapa papa sudah menyayangimu lebih dari apapun… Jangan tunggu walau semenit, hubungi papamu sekarang, bilang padanya kamu sayang pada papa, jangan seperti aku yang ingin mengucapkan sayang pada papa, tapi sudah tidak akan pernah bisa….

Miss You Pa… Always Love You…

Mama…

Setelah dua puluh sekian tahun hidup di dunia ini, tiba-tiba aku terpikirkan untuk kencan dengan wanita lain selain istriku….

Malam itu aku mengutarakan keinginanku pada istriku, istriku mengijinkan dan berkata, “Silahkan saja, dia wanita yang memang selayaknya kau kencani, karena memang dia sangat sayang padamu”

Malam itu juga aku langsung menelepon mama, dan mengajak mama untuk makan malam berdua besok malam, mama dengan penuh curiga bertanya segala macam, “kenapa istrimu tidak ikut?” “kenapa kamu mengajak mama mendadak begini?” dan masih banyak pertanyaan penuh curiga dari mama terlontar begitu saja, tapi mama mengiyakan ajakanku….

Singkat cerita, keesokan harinya, sore setelah pulang kerja aku langsung menjemput mama kerumahnya, mama sudah menungguku dari tadi, senyum di bibirnya sungguh manis, mama sudah rapi, dan sangat wangi, kugandeng tangan mama dan membukakan pintu mobil untuknya…

Kakak-kakakku yang kebetulan ada dirumah mama, menatapku sambil tersenyum, mau bikin ulah apalagi adik kecil kita ini, ucap mereka.

Akupun pergi bersama mama, ke suatu tempat makan dengan pemandanganyang sangat indah dan pelayanan yang sangat memuaskan, mama menggandeng tanganku layaknya orang yang sedang berkencan, seperti putri raja anggunnya mama malam itu, mama duduk dengan manisnya didepanku, aku mengambil menu makanan dan mulai memesan makanan, aku memesan makanan dan minuman kesukaan mama, mama tersenyum dan berkata “mama pikir kamu sudah lupa apa yang jadi kesukaan mama dek (panggilan sayang mama untukku sejak kecil)”

Kamipun menyantap makanan, disela-sela makan mama bertanya “ada apa mama diajak berduaan gini dek?”, “ga papa kok ma, aku hanya kangen aja sama mama, aku pengen menghabiskan waktu bersama mama, aku sayaaaaaaaaaaaang banget sama mama”

Mama hanya tersenyum kecil lalu berkata “kamu yah, ga berubah-ubah genitnya sampai sekarang” kamipun bersenang dan membicarakan sangat banyak hal malam itu.

Setelah selesai makan dan menghabiskan waktu mengobrol berdua, kamipun langsung pulang, dalam perjalanan mengantarkan mama pulang, mama berkata “mama pengen pergi berdua lagi sama kamu ya dek, tapi lain kali mama yang bayar”, “okay mom….” ujarku.

Setelah mengantarkan mama, akupun langsung pulang kerumah dengan penuh kebahagiaan.Istrikupun langsung bertanya apakah aku bahagia malam itu, “tak bisa digambarkan bahagianya, makasi sayang udah mengijinkan aku berkencan dengan wanita lain,hehe”

Tak disangka, beberapa hari kemudian mama meninggal dunia, kesedihan mendalam melanda keluarga kami.

Lebih tidak disangka lagi, seminggu setelah mama meninggal aku mendapatkan sepucuk surat dari restoran tempat aku dan mama makan, ternyata surat itu dari mama…

 

“Dek, mama tulis surat ini karena mama tahu ini merupakan kencan terakhir kita, mama sangat bahagia malam ini, belum pernah mama sebahagia ini sejak papa meninggal, terima kasih ya dek… Mama sayang kamu dek…”

ps : mama sudah berjanji akan mentraktir kamu, jadi mama juga sudah pesankan makan malam spesial untuk dua orang, kamu bisa kesana kapan aja karena pesanan ini bisa untuk kapan saja… sekali lagi, Mama sayang kamu….

 

Buat siapa saja kamu yang membaca tulisan ini, jangan tunda untuk mengungkapkan rasa sayang kamu sama mama maupun papa yang sudah membesarkan kamu, sekarang juga hubungilah mereka, katakan kalau kamu sayang sama mereka…. Jangan biarkan kalimat singkat itu tidak sempat lagi kamu ucapkan…

Info Kanker…

by : Anne Ahira

Kanker adalah suatu penonjolan atau pertumbuhan tidak wajar yang dapat terjadi pada setiap bagian tubuh. Setiap benjolan yang keras, tidak sakit dan tumbuh perlahan-lahan pada salah satu bagian tubuh, kemungkinan besar merupakan kanker. Penyakit ini berbahaya dan sering kali memerlukan operasi/pembedahan oleh para medis.

Ketika mengetahui salah seorang anggota keluarga menderita kanker, sebaiknya tidak usah terlalu panik karena penyakit ini sama halnya dengan penyakit lain. Ada sekitar 100 tipe kanker, dari stadium rendah yang bisa disembuhkan ataupun stadium lanjut yang membutuhkan perawatan insentif. Nama kanker berdasarkan organ atau sel tipe apa yang terkena kanker.

A. Penyebab Kanker

Penyakit kanker berhubungan erat dengan kondisi sel, unit dasar kehidupan manusia. Untuk mengetahui kanker, harus diketahui terlebih dahulu apa yang terjadi pada sel normal hingga menjadi sel kanker.

Tubuh terdiri dari banyak sel. Masing-masing sel tumbuh dan mati dan dikontrol oleh suatu sistem rumit sehingga setiap harinya bisa berregenerasi. Ini dibutuhkan untuk menjaga stabilitas dan kesehatan tubuh.

Sering kali proses ini akan mengalami kegagalan. Material genetik sel (DNA) bisa saja rusak dan berubah, memproduksi gen mutasi yang berakibat buruk pada pertumbuhan sel. Jika ini terjadi, sel tidak dapat mati saat dibutuhkan dan sel baru tidak terbentuk maka inilah awal muasal terjadinya kanker.

 

B. Jenis-jenis kanker:


1. Kanker pada kulit


Kanker kulit paling sering terjadi pada orang-orang yang berkulit cerah dan yang sering berjamur di bawah terik matahari. Biasanya kanker ini timbul pada tempat-tempat yang paling terkena sinar matahari, terutama: telinga, tulang pipi, pelipis, hidung, dan bibir.

 

Penyakit ini terdiri atas berbagai bentuk. Biasanya mulai terjadi sebagai suatu cincin kecil dengan warna seperti mutiara dan disertai sebuah lubang di tengahnya.

 

Kebanyakan kanker kulit tidak berbahaya jika diobati pada saat yang tepat dan tidak diperlukan operasi bedah untuk menanganinya.

 

2. Kanker Payudara

Penyakit ini cukup sering ditemukan pada wanita dan selalu merupakan penyakit yang berbahaya.

 

Tanda-tanda kanker payudara :

  • Penderita menemukan suatu benjolan di sekitar payudara
  • Payudara menunjukkan suatu lekukan atau cekungan yang tidak wajar (abnormal) atau banyak lekukan kecil-kecil seperti kulit jeruk
  • Sering kali terdapat kelenjar getah bening yang membesar tetapi tidak sakit pada ketiak
  • Benjolan tumbuh secara perlahan-lahan
  • Biasanya pada permulaan benjolan tidak sakit atau tidak terasa, baru beberapa waktu kemudian timbul rasa sakit.

3. Kanker rahim atau indung telur

 

Kanker rahim (uterus), leher rahim (cervix) atau indung telur (ovarium) paling sering dijumpai pada wanita yang berusia lebih dari 40 tahun. Tanda pertama yang mungkin adalah kekurangan darah (anemia) atau perdarahan pada jalan lahir yang tidak dapat dijelaskan. Selanjutnya ditemukan suatu benjolan yang sakit pada perut.

4. Kanker kolon

Jenis kanker yang menyerang usus sehingga merusak metabolisme pada sistem pencernaan.

 

5. Kanker tulang (Sarcoma)

Kanker ini terjadi pada tulang, jaringan lemak, otot, dan darah.

 

6. Kanker darah (leukimia)

Berawal dari pertumbuhan darah putih yang tidak normal, leukimia menyerang sistem metabolisme darah sehingga sistem imunitas si penderita menurun drastis.

 

7. Lymphoma

Kanker ini menyerang sel imunitas tubuh.

 

8. Kanker ginjal

C. Hal-hal yang harus dilakukan para penderita kanker :

  • Melakukan diet makanan dan gaya hidup sesuai dengan petunjuk petugas kesehatan
  • Berolahraga secara teratur sehingga pikiran yang kalut bisa dihilangkan dengan melakukan aktivitas yang mengeluarkan keringat ini.
  • Rutin memeriksakan diri ke dokter. Jangan segan untuk bertanya tentang bagaimana hidup optimis meskipun menyandang penyakit kanker.
  • Berdoa dan selalu berusaha untuk berpikir positif.



Hargai apa yang kita miliki…

by : Anne Ahira

Pernahkah kamu mendengar kisah Helen Kehler? Dia adalah seorang perempuan yang dilahirkan dalam kondisi buta dan tuli.

Karena cacat yang dialaminya, dia tidak bisa membaca, melihat, dan mendengar. Nah, dlm kondisi seperti itulah Helen Kehler dilahirkan.

Tidak ada seorangpun yang menginginkan lahir dalam kondisi seperti itu. Seandainya Helen Kehler diberi pilihan, pasti dia akan memilih untuk lahir dalam keadaan normal. Namun siapa sangka, dengan segala kekurangannya, dia memiliki semangat hidup yang luar biasa, dan tumbuh menjadi seorang legendaris.

Dengan segala keterbatasannya, ia mampu memberikan motivasi dan semangat hidup kepada mereka yang memiliki keterbatasan pula, seperti cacat, buta dan tuli.

Ia mengharapkan, semua orang cacat seperti dirinya mampu menjalani kehidupan seperti manusia normal lainnya, meski itu teramat sulit dilakukan.

Ada sebuah kalimat fantastis yang pernah diucapkan Helen Kehler:

“It would be a blessing if each person could be blind and deaf for a few days during his grown-up live. It could make them see and appreciate their ability to experience the joy of sound”.

Intinya, menurut dia merupakan sebuah anugrah bila setiap org yang sudah menginjak dewasa itu mengalami buta dan tuli beberapa hari saja.Dengan demikian, setiap orang akan lebih menghargai hidupnya, paling tidak saat mendengar suara!

Sekarang, coba Kamu bayangkan sejenak….

……Kamu menjadi seorang yang buta dan tuli selama dua atau tiga hari saja!

Tutup mata dan telinga selama rentang waktu tersebut. Jangan biarkan diri Kamu melihat atau mendengar apapun. Selama beberapa hari itu Kamu tidak bisa melihat indahnya dunia, Kamu tidak bisa melihat terangnya matahari, birunya langit, dan bahkan Kamu tidak bisa menikmati musik/radio dan acara tv kesayangan!

Bagaimana Kamu? Apakah beberapa hari cukup berat? Bagaimana kalau dikurangi dua atau tiga jam saja? Saya yakin hal ini akan mengingatkan siapa saja, bahwa betapa sering kita terlupa untuk bersyukur atas apa yang kita miliki. Kesempurnaan yang ada dalam diri kita!

Seringkali yang terjadi dalam hidup kita adalah keluhan demi keluhan…. Hingga tidak pernah menghargai apa yang sudah kita miliki.Padahal bisa jadi, apa yang kita miliki merupakan kemewahan yang tidak pernah bisa dinikmati oleh orang lain.  Ya! Kemewahan utk orang lain!

Coba Kamu renungkan, bagaimana orang yang tidak memiliki kaki? Maka berjalan adalah sebuah kemewahan yang luar biasa baginya.

Helen Kehler pernah mengatakan, seandainya ia diijinkan bisa melihat satu hari saja, maka ia yakin akan mampu melakukan banyak hal, termasuk membuat sebuah tulisan yang menarik.

Dari sini kita bisa mengambil pelajaran, jika kita mampu menghargai apa yang kita miliki, hal-hal yang sudah ada dalam diri kita, tentunya kita akan bisa memandang hidup dengan lebih baik.

Kita akan jarang mengeluh dan jarang merasa susah! Malah sebaliknya, kita akan mampu berpikir positif dan menjadi seorang manusia yang lebih baik.

Tips Motivasi Diri…

by : Anne Ahira

Terkadang kita merasakan kejenuhan, tidak bersemangat dalam menjalani hidup. Anda merasa butuh adanya motivasi dari orang lain.

Mungkin cara ini bisa berhasil. Namun, untuk kemudian bisa berubah dan bersemangat, kuncinya ada pada diri Anda sendiri.

Tidak ada seorang pun yang bisa memberikan motivasi lebih baik, selain diri kita sendiri. Ada beberapa tips untuk memotivasi diri sendiri, yaitu :

1.   Menuliskan tujuan pada selembar kertas.

Untuk bisa memotivasi diri, Anda harus memahami tujuan yang hendak Anda capai. Lakukan refleksi, apa yang sebenarnya Anda inginkan. Kemudian, Anda harus mengembangkan perencanaan jangka pendek maupun jangka panjang.

Pilihan yang Anda tentukan, haruslah realistis, sesuai logika. Anda tidak bisa memilih jalan yang Anda rasa tidak sanggup untuk menjalankannya. Akhirnya, Anda akan menemukan kegagalan dan keputusasaan, sebelum mencapai tujuan tersebut.

Tempelkan lembaran kertas yang berisi tujuan  pada ruang yang sering Anda lihat. Anda bisa memilih di cermin kamar, lemari, dinding, atau tempat mana saja yang Anda sering melihat dan membacanya. Setiap hari, sekurangnya baca tulisan itu 5 kali, agar selalu teringat dengan tujuan yang ingin Anda capai dan memiliki motivasi diri untuk mencapainya.

Setiap hari pula, catatlah apa saja hal yang telah Anda lakukan untuk semakin mendekatkan Anda dengan untuk mencapai tujuan tersebut. Dengan cara ini, Anda akan menyadari apakah tujuan itu masih jauh, semakin dekat atau hampir tercapai.

2. Berhenti menunda

Menunda adalah kebiasaan yang bisa membunuh impian dan motivasi diri Anda. Tetapkan batas waktu untuk mencapai satu tujuan, dan berpeganglah dengan batas waktu yang Anda tentukan sendiri. Dengan memiliki perasaan dikejar batas waktu, Anda akan lebih fokus dan berusaha untuk memenuhi tujuan tersebut.

Namun berhati-hatilah, jangan sampai menentukan batas waktu yang membuat Anda stres dan frustasi, dan hanya akan merusak mental dan pikiran Anda. Pikirkanlah batas waktu yang tepat dan tetap membuat Anda nyaman dalam menjalaninya.

3. Reward untuk diri sendiri

Cobalah untuk memberikan hadiah atau menghargai diri Anda sendiri ketika berhasil menyelesaikan satu bagian dalam perencanaan untuk mencapai tujuan Anda. Ini akan menjadikan Anda memiliki harapan, menyuntikkan motivasi diri Anda,  agar bisa menyelesaikan bagian-bagian berikutnya untuk memperoleh hadiah yang lebih baik.

Ingat, jika Anda telah menyelesaikan satu rencana, segeralah membuat rencana baru dan pastikan batas waktunya. Orang yang sukses akan selalu mencari cara untuk mengembangkan diri mereka dan kehidupan mereka.

4. Bersenang-senanglah

Dalam melakukan pekerjaan, Anda sering dihadapkan dengan masalah ataupun beban pikiran yang berat. Rasa humor yang cukup, bisa menjadi salah satu kunci untuk sukses. Cobalah untuk tidak terlalu berat memikirkan masalah dan pekerjaan.

Belajarlah untuk menikmati apa yang Anda lakukan setiap hari, sehingga bisa tetap memiliki motivasi diri dan merasa antusias. Dengan tetap memiliki perasaan tersebut, Anda bisa membantu diri sendiri mengontrol tingkat stres yang Anda miliki.

Motivasi diri sendiri memiliki keuntungan tersendiri dan juga memacu diri untuk bisa lebih berkembang, lebih baik, dan mengarah pada kesuksesan.

Dengan memotivasi diri sendiri, berarti Anda juga bisa menciptakan jalan-jalan baru untuk melangkah mencapai tujuan Anda.

Kisah Pohon Apel…

Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu.

Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya. Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih. “Ayo ke sini bermain-main lagi denganku,” pinta pohon apel itu. “Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi,” jawab anak lelaki itu. “Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya.” Pohon apel itu menyahut, “Duh, maaf aku pun tak punya uang… tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu. ” Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita. Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih.

Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang. “Ayo bermain-main denganku lagi,” kata pohon apel. “Aku tak punya waktu,” jawab anak lelaki itu. “Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?” “Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah. Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu,” kata pohon apel. Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira. Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi. Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.

Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya. “Ayo bermain-main lagi deganku,” kata pohon apel. “Aku sedih,” kata anak lelaki itu. “Aku sudah tua dan ingin hidup tenang. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuah kapal untuk pesiar?” “Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah .” Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya. Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu.

Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian, “Maaf anakku,” kata pohon apel itu. “Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu.” “Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah apelmu,” jawab anak lelaki itu. “Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat,” kata pohon apel. “Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu,” jawab anak lelaki itu. “Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu. Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini,” kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata. “Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang,” kata anak lelaki. “Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu. “ “Oooh, bagus sekali. Tahukah kau, akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat. Mari, marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang.” Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon. Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.

Ini adalah cerita tentang kita semua. Pohon apel itu adalah orang tua kita. Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita. Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan. Tak peduli apa pun, orang tua kita akan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia. Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah bertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi begitulah cara kita memperlakukan orang tua kita.

Jadi….

Cintailah orangtua kita, hargailah mereka, buatlah mereka selalu bahagia, sampaikan pada orangtua kamu sekarang juga kalau kamu sayang padanya, kamu cinta padanya, kamu berterimakasih atas segala yang telah diberikannya, jangan tunggu dan menyesal karena saat-saat untuk mengatakan semua itu telah hilang…

Mama sembuh dari KANKER berkat “Positive Thinking”

Mama… Klo denger kata ini, kamu pasti timbul perasaan sayang, kangen, ingin melindungi…

Hal itu sama dengan gua, dua tahun yang lalu, beberapa bulan setelah papa meninggal… tiba-tiba mama dengan perasaan ditahan menelepon gua dan memberikan kabar yang paling gua takuti selama ini, “Dek, mama kena kanker rahim.. udah 2 tahun, mama simpen ini supaya kalian ga khawatir dan ikut sedih, apalagi papa, klo papa tahu belum tentu papa masih bisa bertahan sampe april kemarin…” apa yang gua rasakan??? mending disambar gledek sekaligus rasanya, orang yang paling gua sayangi sudah pergi ninggalin gua, sekarang mama terancam meninggalkan anak-anaknya yang sayang banget sama dia….

Gua sempet merasa Tuhan ga adil sama gua, papa orang yang sangat baik dan selalu memikirkan orang lain daripada diri dia sendiri, pergi begitu cepat… Mama yang ikut banting tulang demi keluarga, yang udah bikin gua bisa jadi “orang” seperti sekarang, terancam pergi karena kanker yang bermukim di rahimnya…

Lalu, klimaksnya pada April awal tahun ini, tiba-tiba mama tlp dan bilang udah ga kuat, selang beberapa jam gua ditlp sama cici dengan kabar, mama terjatuh pingsan dan sekarang otw ke rumah sakit… Tanpa sepengetahuan siapapun, gua mesen tiket pesawat dan segera terbang ke Medan, dengan seribu perasaan campur aduk di hati…

Beberapa jam setelah gua sampai di rumah sakit, tiba2 mama kejang-kejang ga karuan, muka dan sekujur tubuhnya menguning seperti orang yang sudah ga bernafas, panik melihat situasi, gua dan saudara2 kabur keluar manggil suster dan dokter, denagn sigapnya suster menggotong tabung oksigen dan langsung dipasangkan ke mama, satu ujian pertama terlewati… mama kembali bernafas normal, ternyata dia kehilangan oksigen cukup banyak, paru-parunya berfungsi tidak normal…

Cici dan kakak iparku hanya bisa duduk terdiam dan menangis, tak ada yang bisa gua lakukan saat itu, hanya bisa berusaha menenangkan diri dan mengingatkan keluarga, “ingat apa yang mama ajarkan pada kita sejak kecil, kita selalu diajari untuk berpikir positif maka jadilah kehendak-Nya”, cici mengiyakan dan mulai tenang…

Beberapa saat setelah itu mama kejang-kejang lagi, mukanya kembali kuning, mulutnya mengeluarkan sedikit busa, sementara oksigen sudah terpasang di hidungnya, kembali suasana panik, suster berlarian datang dan membuka keran oksigen sampai posisi paling besar, tabung indikator oksigen bergelembung seperti air mendidih yang bergolak… Mama kembali tenang dan bernafas normal, mama terlihat sangat lelah dua kali melewati saat menegangkan yang hampir merenggut kesempatannya untuk terus mengajari anak-anaknya untuk berpikir positif…

Suasana sangat tegang, oksigen sudah dalam posisi keran terbuka maksimal, kalau sampai mama kejang lagi, sudah tidak bisa dilakukan apa-apa lagi… kembali mengingat ajaran mama soal berpikir positif untuk menenangkan diri, sekarang yang harus diingatkan bukan keluarga, bukan dokter maupun suster, tapi Mama…

Gua mendekati mama dan berusaha mengingatkan mama,”Mama, hilangkan semua beban yang ada di kepala, jangan pikirkan anak-anak mama yang udah pada gede ini, jangan pusing soal bagaimana kita merawat mama, dan berapa biaya yang harus dikeluarkan, berpikir positif seperti yang mama ajarin sama kita, kalau mama berpikir positif, mama akan sembuh, mama ga usah pusing siapa yang merawat mama, karena mama akan sehat-sehat aja, dan tak ada biaya besar yang harus dikeluarkan karena mama PASTI sembuh…”

Puji Tuhan, mama lebih tenang biarpun dia tidak bisa berhenti memikirkan orang-orang yang disayanginya harus meluangkan waktu untuk memikirkan dia, itulah mama, dalam kondisi begitupun, yang dia pikirkan hanya orang lain, bukan dirinya sendiri…

Tapi, beberapa saat setelah itu, mama kembali kejang, aku yang berusaha berpikir positif jadi susah tenang, panik dan hanya bisa mengingatkan mama yang sedang kejang untuk tenang, “mama tenang, mama tenang, ga akan kenapa-kenapa, mama tenang please…” hanya itu yang bisa dilakukan, tiba-tiba mama yang sedang kejang bisa berkata-kata, “iya mama tenang, mama harus tenang, mama harus tenang…” badannya mulai tenang, dan berhenti kejang, padahal suster udah tidak bisa melakukan apa-apa…

Kondisi yang berulang kali terjadi membuat gua dan keluarga memutuskan untuk memindahkan mama ke ruang ICU, hari pertama di Medan yang menegangkan…

Mama dipasang berbagai kabel dan selang di mulut,hidung, dimana-mana… Begitu menderitanya mama yang biasa bebas melakukan apapun semau mama, harus berdiam diri di kasur rumah sakit…

Kita hanya bisa masuk ke ruangan ICU bergantian, cerita demi cerita dicurahkan mama pada kami, inti dari semua cerita mama hanya satu… Mama takut menyusahkan orang-orang yang disayanginya…

Kami berusaha meyakinkan mama, kalau tak ada satupun diantara kami merasa susah, repot atau keberatan untuk merawat mama yang udah berhasil membuat semua anak-anaknya menjadi orang yang berguna… Bahkan kami sangat senang punya kesempatan untuk merawat mama…

Biarpun mama tak bisa menghilangkan pikiran itu, tapi mama terlihat lebih bisa menerima keadaan… Tak lama kemudian, dokter Mama datang, satu prediksi awal, kata dokter kemungkinan kanker yang ada dalam tubuh mama sudah menjalar ke otak, makanya mama bisa kejang seperti tadi…

Cici duduk menangis di ruang tunggu ICU,Koko sulung gua terduduk didepan pintu ICU sambil memegang kepalanya… Nothing to do… hanya bisa menunggu hasil, itu yang ada dikepala mereka… Koko gua yang kedua mengingatkan gua soal perdebatan kita beberapa bulan lalu semalam suntuk tentang buku The Secret, yang berarti ada yang bisa dilakukan, one litle simple thing “Berpikir Positif”, aku mendekati cici yang sudah lebam matanya akibat nangis, ketakutan, dan emosinya sudah tidak karuan… “Cici.. setiap kali gua punya masalah, setiap kali gua sakit, hanya dengan berpikir gua pasti sembuh, gua sembuh dalam waktu singkat bahkan lebih cepat dari reaksi obat, coba dipikirin seringkali saat orang sakit kepala, terus minum obat, beberapa saat setelah minum obat, orang itu merasa sehat dan sudah tidak sakit kepala, padahal obat yang diminum sebenarnya belum bereaksi, bahkan mencairpun belum, itu bukti nyata yang tidak orang sadari bahwa sugesti dari pikiran bisa menghasilkan banyak hal, jadi kita hanya perlu berpikir positif dan mama pasti sembuh…” Besok pagi, dokter datang dan membawa hasil lab, pertama dia heran melihat hasil lab dari sample kanker yang diambil dua hari yang lalu, hasil lab dari singapura menyatakan kanker mama memang kanker ganas, tapi hasil lab ini sama persis dengan hasil dua tahun yang lalu, ini sangat sangat jarang terjadi, kedua kanker dalam tubuh mama tidak menjalar ke otak, mama kejang karena paru-parunya yang berfungsi kurang maksimal.

Singkat cerita mama keluar dari rumah sakit beberapa hari kemudian, mama menjalani radiasi (tahap terakhir sebelum penderita kanker di kemotherapy), dokter hanya bisa berkata, ini satu-satunya jalan untuk memperpanjang umur mama, setiap hari mama diradiasi, sangat sakit rasanya diradiasi, dari luar apalgi saat radiasi dari dalam, mending mati deh, kata mama… tapi karena mama selalu berpikir positif dan masih selalu memikirkan orang lain yang disayanginya bakal sedih, mama bertahan menjalani pengobatan…

Waktu radiasi berakhir, sebulan penuh mama diradiasi, penderitaan demi penderitaan dia jalani… tiga bulan setelah radiasi, dokter melakukan check up, “kita liat hasilnya, ada berbagai kemungkinan, bisa saja kankernya berkurang, bisa juga malah semakin merajalela karena diradiasi” kata dokter.

Hasil keluar dan dokter membukanya, dengan sedikit bingung dan dengan wajah tidak percaya dokter bilang… sepertinya ada kesalahan, hasil menunjukkan kanker yang sudah berdiam dalam tubuh mama bertahun-tahun ini, hilang begitu saja.. ini tidak mungkin kata dokter, pasien dengan kanker stadium tiga hanya bisa dirawat terus menerus supaya memperpanjang usianya… Dokter menganjurkan cek dengan berbagai cara, dan hasilnya??? Mama memang sembuh!!!! Tuhan sangat sayang sama mama, sudah cukup kesedihan mama ditinggalkan papa, mama tidak boleh sedih lagi, mama tidak boleh menderita lagi, mungkin itu yang terjadi…

Mama diberi kesembuhan, kankernya dijauhkan dari tubuhnya, kabar itu gua dapatkan lewat telepon beberapa menit setelah cici mendapatkan hasil dari dokter… Thanks God, gua cuma bisa menangis terharu karena beribu kebahagiaan dalam diri gua… karena kegirangan, gua sibuk menelepon semua orang yang selama ini ikut sedih memikirkan apa yang diderita mama, biar semua orang itu tidak lagi bersedih, dan bisa ikut berpikir positif….

Karena positif thinking itu pasti dan memang membuahkan hasil yang positif…..!!!!!!!

Tulisan ini tertuang demi kebahagiaan semua orang yang membacanya, percayalah… hanya dengan berpikir positif, banyak hal positif yang terus berdatangan menghampiri kita….

Love you Mom…

Kakak Ipar Ketiga, Cici, Mama, Kakak Ipar Kedua, NG,Mili,Mia,JC


Dua manusia narsis yang gua sayangi...


Funky Mom 'n My 2nd Brother

Dampak Pygmalion – Dampak Berpikir Positif

Pygmalion, seorang pemuda Yunani dengan bakat Seni Memahat yang sangat luar biasa, tetapi pemuda yang selalu menghasilkan hasil karya yang mengagumkan ini tidak hanya dikenal dari bakat memahatnya, tetapi juga dari cara berpikir positifnya yang membuahkan hasil yang mengagumkan juga…

Pygmalion dikenal sebagai orang yang suka berpikiran positif. Ia memandang segala sesuatu dari sudut yang baik.Apabila lapangan di tengah kota becek, orang-orang mengomel. Tetapi Pygmalion berkata, “Untunglah, lapangan yang lain tidak sebecek ini.” Ketika ada seorang pembeli patung ngotot menawar-nawar harga,kawan-kawan Pygmalion berbisik, “Kikir betul orang itu.”Tetapi Pygmalion berkata, “Mungkin orang itu perlu mengeluarkan uang untuk urusan lain yang lebih perlu”.

Ketika anak-anak mencuri apel dikebunnya, Pygmalion tidak mengumpat. Ia malah merasa iba, “Kasihan,anak-anak itu kurang mendapat pendidikan dan makanan yang cukup di rumahnya.” Itulah pola pandang Pygmalion. Ia tidak melihat suatu keadaan dari segi buruk, melainkan justru dari segi baik. Ia tidak pernah berpikir buruk tentang orang lain; sebaliknya, ia mencoba membayangkan hal-hal baik dibalik perbuatan buruk orang lain.

Pada suatu hari Pygmalion mengukir sebuah patung wanita dari kayu yang sangat halus. Patung itu berukuran manusia sungguhan. Ketika sudah rampung, patung itu tampak seperti manusia betul. Wajah patung itu tersenyum manis menawan,tubuhnya elok menarik. Kawan-kawan Pygmalion berkata,”Ah,sebagus-bagusnya patung, itu cuma patung, bukan isterimu.” Tetapi Pygmalion memperlakukan patung itu sebagai manusia betul. Berkali-kali patung itu ditatapnya dan dielusnya.

Para Dewi yang ada di Gunung Olympus memperhatikan dan menghargai sikap Pygmalion, lalu mereka memutuskan untuk memberi anugerah kepada Pygmalion,yaitu mengubah patung itu menjadi manusia betulan.

Begitulah, Pygmalion hidup berbahagia dengan isterinya itu yang konon adalah wanita tercantik di seluruh negeri Yunani.

Nama Pygmalion hingga kini dikenang sebagai simbol berpikir positif, karena berpikir positif selalu membuahkan hasil yang positif.

Contohnya:

Jika kamu memikirkan teman kamu adalah orang yang judes dan kamu menjauhinya, maka dia akan benar-benar menjadi orang yang judes.

Jika kamu memikirkan teman kerja kamu adalah orang yang ramah, suka menolong dan baik hati padahal dia dianggap orang yang judes dikantor, maka dia akan menjadi orang yang baik, yang ramah dan siap membantu disaat kamu membutuhkan bantuannya.

Pikiran kita memang seringkali mempunyai dampak fulfilling prophecy atau ramalan tergenapi, baik positif maupun negatif. Jadi berhati-hatilah jika memikirkan sesuatu, dan usahakan selalu berpikir positif, maka hal-hal positiflah yang akan kamu dapatkan.

Saya akan memberikan contoh nyata dari diri saya sendiri di postingan berikutnya… jadi selalu sediakan waktu untuk melihat updatean blog saya yah….

Ciri-ciri & Tips Orang Yang Selalu Berpikir Positif…

Untitled-1Orang pintar minum tolak angin..! Jargon salah satu iklan jamu tolak angin… Bagus juga tuh, tapi kalau kamu orang pintar, dan selalu berusaha meningkatkan wawasan dan selalu berusaha untuk mengembangkan diri kamu, kamu pasti tahu hidup tuh lebih mudah untuk dijalani kalau kamu selalu berpikiran positif….

Tapi gimana caranya? nah kalau kamu belum tahu caranya, sebaiknya kamu cari tahu dulu gimana sih ciri-ciri orang yang selalu berpikir positif, trus baca deh tips untuk jadi orang yang selalu berpikir positif. Cari tahunya dimana? Disini…

Pertama-tama kita kenali dulu ciri-ciri orang yang selalu berpikir positif…

1. Melihat masalah sebagai tantangan…
Nih ciri pertama ini nih, gua banget… Haha… Coba kita lihat orang yang selalu merasa hidupnya paling berat didunia, merasa dia paling susah, paling sengsara, trus akhirnya berkeluh kesah, akhirnya banyak kesempatan terlewatkan, banyak peluang terbang begitu aja, bandingin sama orang yang melihat masalah sebagai tantangan.. Setiap ada masalah yang datang, dia (baca:Deddy Zhu hihi…) selalu berpikir bahwa dia mampu menghadapinya, trus langsung mikirin caranya, trus langsung dihadapi deh.. nah, orang seperti ini nih, biasanya selalu ceria, ada masalah tapi masih aja humoris… jadi mau milih mana? habisin waktu buat ngeluh? atau mau kita “sikat” masalah didepan kita?

2. Menikmati hidup
Ciri kedua ini bikin hidup terasa lebih bahagia setiap hari, karena orang seperti ini bisa menerima keadaan apa adanya, bisa menerima diri yang ada sekarang dengan senang hati, tapi jangan lupa, bukan berarti merasa cukup dan puas begitu saja, tetap harus selalu mengembangkan diri.

3. Terbuka untuk saran dan ide
Bila pikiran terbuka untuk menerima saran dan ide, maka kamu bisa menemukan hal-hal baru yang akan membuat segala sesuatunya menjadi lebih baik.

4. Segera jauhkan pikiran negatif
Karena bila kamu memelihara pikiran yang negatif terlalu lama maka suatu saat akan meledak. Memiliki pikiran negatif boleh saja asalkan jangan terlalu berlebihan karena akan menimbulkan masalah baru. Jadi… begitu ada pikiran negatif tentang sesuatu atau seseorang, cepat alihkan pikiran kamu, tentunya ke hal-hal yang positif.

5. Bersyukur
Ingat tips hidup bahagia? Bersyukur atas apa yang kita dapatkan.. jangan sibuk mikirin apa yang belum kita dapatkan, tapi jadiin itu sebagai motivasi untuk mengejar apa yang belum kita dapatkan, sedangkan yang sudah kita dapatkan sekarang… bersyukur… masih banyak orang lain yang ingin memiliki apa yang sudah kamu dapatkan…

6. Tidak suka dengar gosip
Sudah pasti gosip merupakan kawan baik dari pikiran negatif. Jadi sebaiknya kamu jangan mendengarkan omongan yang tidak ada kejelasannya karena perilaku ini yang akan menjauhkan anda dengan pemikiran positif. Gosip dari lingkungan kamu, dari TV, Majalah, dan media-media lainnya… Bikin kamu mikir yang negatif tentang orang-orang, buat apa? Jauhkan diri dari gosip, maka semakin positif pikiran kamu, semakin sukses kamu dalam segala hal.

7. Tidak banyak alasan, tapi banyak bertindak..
Jangan suka ngomong NATO (No Action Talk Only) kalau kamu sendiri juga begitu, jangan bikin banyak alasan, wujudkan semuanya dalam tindakan, tapi jangan asal bertindak juga, bikin list apa aja yang mau dilakukan, trus jalani deh…

8. Gunakan bahasa positif
Ampuh banget ini, orang-orang seperti ini selalu mengeluarkan kata-kata yang bernada optimis dari dalam dirinya, contohnya : “masalah itu mudah untuk dilewati kalau kita berusaha lebih kuat”, “hujan bakal berhenti kok bentar lagi”, “kerjaan banyak gini bukan masalah, bentar lagi juga beres”, dan masih banyak lagi yang bernada optimis dan positif. Jangan gunakan bahasa-bahasa negatif seperti “aku ga sanggup”, “kayaknya ga mungkin deh”, “aduhhh stresss banget nih”. Ingat dengan menggunakan bahasa positif semakin banyak yang kita capai.

9. Gunakan bahasa tubuh yang positif
Waktu kamu tiba di kantor maka kamu bisa lakukan dengan penuh senyum dan menyapa semua orang dengan ceria, berjalan dengan langkah tegap dan gerakan tangan yang ekspresif atau anggukan. Dengan begitu rekan kerja kamu juga akan berbicara dengan intonasi yang bersahabat, antusias dan ceria.

10. Perduli pada citra diri
Anda harus berusaha tampil lebih baik, baik itu diluar kantor maupn di dalam. Agar citra diri anda menjadi baik di mata setiap orang yang bertemu dengan anda. Semoga sukses.

Tips:

  • Jangan pernah berespon bila Anda sedang tidak tenang.
  • Berbicaralah dalam nada lembut untuk mengurangi ketegangan situasi.
  • Albert Einstein berujar: “Di tengah-tengah setiap kesulitan ada kesempatan.”
  • Pertahankan sudut pandang positif tentang orang lain.
  • Sadarilah bahwa memiliki perasaan negatif hanya akan menyakiti Anda, bukan orang lain.
  • Bila Anda membuat kesalahan, jadilah terbuka untuk mengakuinya.
  • Berbicaralah kepada seorang teman yang juga positif yang dapat menyemangati Anda.
  • Pilihlah sebuah kutipan yang bernada positif setiap minggunya dan tulislah kutipan tadi pada selembar kartu berukuran 3 x 5. bawalah kartu tadi setiap hari selama seminggu.
  • Tandai suatu hari dalam seminggu sebagai “hari berpikiran positif.” Hapuslah kata-kata “tidak dapat,” “tidak pernah,” atau kata-kata lain yang senada, usahakan agar Anda menemukan cara untuk mengatakan apa yang bisa Anda lakukan.
  • Paling tidak sekali dalam seminggu, carilah suatu kesempatan untuk bisa memberi kepada orang lain dengan tulus.