Daily Archives: March 31, 2010

Ketulusan, Keindahan dan Kebahagiaan…

Alkisah ada seorang putri raja yang cantik dari sebuah kerajaan, putri yang memiliki kulit putih dan paras sangat cantik itu memiliki sebuah berlian langka berwarna putih yang sangat cantik, pemberian ibunya saat masih hidup dan selalu bersamanya… berlian putih itu indah dan cantik, secantik paras putri raja itu sendiri… putri sangat menyukai berlian putih pemberian ibunya itu, setiap hari dipandanginya berlian putih itu sambil menikmati secangkir teh hangat, sambil mengingat cerita-cerita, kebaikan dan nasihat-nasihat dari ibunya yang membuat putri menjadi seorang wanita dewasa yang sangat disenangi rakyat di kerajaannya itu…

Hingga suatu hari, saat putri bangun pagi, putri mengambil berlian putih itu dan ingin melihat sinar mentari pagi menembus berlian putih itu, tanpa sengaja berlian putih itu terlepas dan terjatuh ke lantai, tergesa-gesa putri mengambil berlian putih itu dan membersihkannya, namun sayang ternyata ada goresan sangat dalam pada berlian putih itu, ditambah sedikit pecahan pada salah satu sudut berlian berlian itu…

Putri sangat sedih dan menjadi murung berhari-hari… putri menikmati kesendiriannya dalam kesedihan 7 hari 7 malam lamanya, hingga ayahnya pun khawatir melihat putri.. sang raja kemudian memanggil ahli permata terhebat di negara itu untuk memperbaiki berlian putih itu, namun para ahli permata itu menyerah karena cacat pada berlian putih itu sangat dalam dan tidak bisa dikembalikan ke bentuk semula….

Semakin sedih putri mendengar kabar itu… namun sang raja tidak mau menyerah begitu saja demi sang putri, anak semata wayang kesayangannya itu…

Sang raja pun mengadakan sayembara, dan memanggil siapapun yang merasa bisa mengembalikan bentuk berlian putih itu…

Sekian banyak orang yang datang silih berganti, namun tidak berhasil dan menyerah begitu saja… Hingga suatu siang, datanglah seorang pemuda miskin dengan baju lusuhnya berjalan pelan memasuki gerbang kerajaan, semua orang tertawa melihat pemuda miskin itu, bahkan pengawalpun berusaha mengusirnya, mendengar keributan, sang rajapun menghampiri pemuda itu dan berkata,”silahkan masuk dan lanjutkan niat baikmu wahai pemuda baik hati, bahagiakanlah putriku dengan kemampuanmu..”

Sang pemuda pun kembali melangkah masuk dengan mata berbinar, setelah sekian lama memandangi berlian putih itu, sang pemuda berkata, “maaf tuan raja.. saya tidak bisa mengembalikan bentuk berlian putih ini, tapi jika saya diijinkan mengubah bentuk berlian ini, saya yakin bisa membahagiakan putri tuan raja…”

Sang raja berpikir sambil mengelus jenggot tebalnya, lalu berkata… “baiklah, silahkan kau bawa berlian putih itu, kuberi kau waktu satu minggu, namun jika ternyata putriku tidak bahagia, kupenggal kepalamu…”

Pemuda itu berjalan bahagia keluar dari kerajaan, dan memulai pekerjaannya hari demi hari… seminggu berlalu dan pemuda itupun kembali ke kerajaan, dibawanya berlian putih itu dan iapun bertemu dengan sang raja dan putrinya…

“Tuan raja dan tuan putri, saya mengubah berlian putih ini menjadi sebuah mawar putih, setahu saya sejak kecil putri raja sangat-sangat menyukai mawar putih, makanya saya memahatnya menjadi sebuah mawar… lihatlah tuan raja dan tuan putri, berlian putih ini menjadi sebuah mawar putih dengan penuh kilauan yang sangat indah… seindah tuan putri…”

Tuan putripun tersenyum bahagia dan meminta ayahnya untuk memberikan semua hadiah yang diinginkan pemuda itu, namun pemuda itu kembali berkata.. “Tuan raja dan tuan putri, hamba tidak bermaksud lancang menolak pemberian dari kerajaan, tetapi saya melakukan semua ini dengan setulus hati saya, saya sangat menyayangi putri sejak dia kecil, kebahagiaannya merupakan hadiah paling luar biasa buat saya, ijinkan saya keluar dari kerajaan tanpa membawa apapun, karena saya… sudah sangat bahagia melihat senyum bahagia putri raja…”

note : Sudah merasa tulus mengerjakan segala sesuatu? cobalah untuk melakukan segala sesuatu setulus hatimu, maka kamu akan sangat bahagia mengerjakan apapun, dan yang tidak kalah penting, kamu bisa membahagiakan orang lain disekitarmu… apa jadinya jika tidak ada ketulusan hati pemuda miskin itu…? mari kita ambil hikmah dari cerita ini, dan mulai melakukan segala sesuatu dengan tulus….

Jangan Mengeluh….

Saya manusia tak sempurna layaknya manusia lainnya, saya terkadang masih mengeluh dan tidak puas akan kehidupan yang saya miliki…. Bahkan jujur saja sebelum saya menuangkan tulisan ini saya sempat mengeluh atas perasaan yang harus saya rasakan… namun justru menjadi inspirasi buat saya untuk membuka hati kita semua…

Belajarlah untuk tidak mengeluh, semua yang kita hadapi adalah pilihan kita sendiri, semua yang kita hadapi adalah hasil perbuatan kita di masa lalu….

Bertanggungjawablah atas pilihan yang sudah kita buat, karena kita tidak tahu pasti apa yang akan terjadi setelah pilihan itu kita buat….

Saya punya cerita tentang seorang pria yang sangat merindukan sosok ibunya di pulau seberang….

Waktu selalu menjadi kendala baginya untuk bisa bertemu dengan ibunya, kesibukan yang harus dia lewati sehari-hari, pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan, dll….

Sampai pada suatu hari dia mendapat ijin dari tempat dia bekerja untuk beberapa hari, tanpa berpikir panjang pria itu segera memesan tiket pesawat untuk pulang menemui ibu yang sangat dicintainya… Itu pilihan yang tidak perlu dipikirkan terlalu lama lagi buatnya…

Namun naas ditengah perjalanan pesawat mengalami gangguan pada salah satu mesinnya… Pesawat mulai bergoncang… Pramugari mengingatkan semua penumpang untuk kembali ke tempat duduk masing-masing dan memakai sabuk pengaman, sesaat kemudian pesawat bergoncang lebih hebat lagi dari sebelumnya… semua penumpang panik dan berdoa… Selang oksigen berhamburan keluar dari atas kursi penumpang…

Tak lama kemudian terdengar suara ledakan cukup keras disebelah kiri pesawat… Tak lain tak bukan, salah satu pesawat mesin meledak dan memecahkan semua jendela pesawat… Semua penumpang terlihat semakin panik kecuali satu orang… Yap, si pria yang ingin mengunjungi ibunya… Pria itu berdoa dengan tenangnya supaya masih bisa bertemu dengan ibunya dan membahagiakan ibunya, sekian lama waktu yang ditunggu-tunggu semoga ada kesempatan untuk membahagiakan ibunya dengan senyum ramahnya yang sudah dirindukan ibunya diseberang sana…

Begitu doa selesai dipanjatkan, pesawat menukik tajam kelaut, sentuhan pertama ke permukaan laut memporakporandakan badan pesawat, pria itu terlempar ke laut dan untungnya dalam keadaan memakai pelampung, sebagian besar penumpang meninggal seketika saat pesawat terpecah berantakan menyentuh permukaan laut…

Beberapa penumpang yang selamat, berusaha menyelamatkan diri sendiri dengan segala cara, bahkan dengan merebut pegangan penumpang lain yang sudah mendapat pegangan pada serpihan-serpihan pesawat…

Hampir semua penumpang terlihat stress, panik, menangis dan mengeluh tanpa henti… Hanya pria itu yang masih berusaha membantu orang lain dan sesekali berdoa untuk semua orang disana…

Salah satu penumpang yang dibantunya melihat pria itu lalu bertanya… “Kenapa kamu terlihat tenang dan masih sempat-sempatnya membantu saya?” Pria itu menjawab dengan suara beratnya dan dengan tenang pula… “Saya masih berbahagia berada disini sekarang, jika saya selamat.. saya bisa bertemu dengan ibu saya di seberang sana, tapi jika saya tidak selamat berarti saya bisa bertemu ayah saya di surga.. nothing to loose..”

Penumpang yang dibantunya itu pun terheran-heran dan mengangguk senyum pada pria itu lalu berkata.. “Sebaiknya saya berhenti mengeluh dan saya yakin kita semua akan selamat… terima kasih sudah membuat saya optimis untuk terus berjuang hidup, saya tidak pernah sebahagia ini seumur hidup saya”

Note : teman-teman perhatikan semua kejadian ini, dalam keadaan apapun jika kita tetap bersyukur, berserah pada-Nya, dan mempertanggungjawabkan segala pilihan yang kita buat… maka kita akan merasa bahagia selalu, bahkan kita bisa membuat orang lain bahagia… jadi… tidak ada gunanya mengeluh…