Positive Thinking dan Efeknya Terhadap Janin dalam Kandungan

Selamat membaca kembali buat temen-temen yang masih mengikuti, maaf karena baru menulis lagi….

Hari ini saya mau berbagi sedikit hasil membaca dari berbagai sumber, mengenai efek Berpikir Positif dengan Janin dalam Kandungan seorang Ibu…

Pertama saya mau menjelaskan apa sih yang bisa menghubungkan antara berpikir positif dengan janin yang jauh didalam perut sang Ibu…

Apa dan bagaimana? Simpel dan tidak jauh dengan penjelasan-penjelasan sebelumnya mengenai pengaruh pikiran pada tubuh kita, dengan janin juga demikian… Mungkin temen-temen akan bertanya, gimana caranya? kok bisa? logis ga sih?

Begini, apa yang dirasakan seorang ibu, apa yang dipikirkan seorang ibu, secara medis bisa dijelaskan bahwa semua hal itu dikomunikasikan oleh tubuh melalui neurohormon atau biasa dikenal hormon saraf, penyaluran emosi, pikiran, perasaan dsb pada janin sama halnya seperti ibu hamil yang mengkonsumsi rokok, obat2an, kopi dsb.

Terus??? nah neurohormon dan molekul2 lain yang mempengaruhi perkembangan janin sangat dipengaruhi oleh “emosi”, terus bagaimana si “emosi” ini bekerja mempengaruhi janin? berikut saya ulas beberapa hal simpel yang kita jalani sehari2 dalam keluarga, emosi itu dipengaruhi oleh hal-hal berikut :

1. Bagaimana kondisi pernikahan itu sendiri?

Bagaimana kondisi pernikahan anda? Suami suka selingkuh? ya jelas stress istrinya, suami suka marah2 atau mertua galak? ya sama aja stress… intinya kalau masalah itu belum bisa diselesaikan, mendingan jangan deh mikir buat punya anak.

2. Bagaimana perencanaan kehamilan?

Apakah anda sudah siap untuk punya momongan atau belum, kalau sudah siap apakah semuanya direncanakan dengan baik, saat merencanakan pasti ada saja hal-hal yang jadi bahan pikiran, tapi bukan berarti harus jadi masalah besar kan?

3. Bagaimana si ibu memandang kehamilan itu sendiri?

Si Ibu bagaimana, apakah dia sendiri menginginkan kehamilan itu? selama kehamilan apakah dia berpikir positif atau tidak, ini pengaruhnya sangat besar karena janin ada di kandungan ibu.

4. Bagaimana kondisi pekerjaan sehari-hari si ibu?

Apakah pekerjaan si ibu menimbulkan stress yang tinggi, atau mungkin butuh fisik yang kuat? apakah load pekerjaannya dikurangi?

5. Apakah lingkungannya mendukung kehamilan itu sendiri?

Jika keluarga, teman2 atau siapapun yg sering berada disekitar sang ibu tidak mendukung, ini juga akan berdampak tidak baik pada pikiran dan tingkat stress sang ibu

Sekarang coba kita mengingat kembali, pernah ga sih saat kita lagi merasa takut, badan terasa lemas? pernah ga sih kita lagi ada masalah di kantor badan rasanya ga bersemangat, pernah ga sih saat berantem sama pacar, suami atau istri rasanya badan yang fit berubah serasa habis jadi kuli bangunan?

Nah, semua kondisi itu sama persis dengan hubungan yang kita bahas diatas, jadi….

Semua yang kita rasakan itu membuat hormon-hormon keluar dan masuk ke pembuluh darah, dan pembuluh darah ini menjadi salah satu penghubung ibu dengan janin melalui plasenta, jadi apa yang oibu rasakan, itu juga yang dirasakan oleh janin.

Parahnya, yang menjadi pemicu besar adalah “stress”, stress layaknya detonator bom, jika sang ibu stress maka otomatis akan mengaktivasi sistem endokrin, sistem endokrin adalah salah satu yang sangat berpengaruh pada perkembangan otak janin dalam rahim.

Sekarang coba kita mengingat-ingat lagi, ada ga temen-temen kita yang anaknya lahir dan besar layaknya anak profesor yang pintar, atau ada ga anak temen kita yang terlahir dan besar dalam kondisi yang pertumbuhannya lambat, sakit-sakitan atau kondisi tidak baik lainnya? coba lihat kondisi keluarganya, anak itu terlahir dari ibu dan bapak yang bahagiakah? atau yang sering bertengkarkah?

Anda yang sedang membaca tulisan ini, siapakah anda? terlahir dari keluarga seperti apakah anda? dari situ seharusnya anda menyadari betapa besarnya pengaruh lingkungan, tempat tinggal, pasangan, dsb diluar yang mempengaruhi emosi ibu, dan menghasilkan anak seperti anda….

Kesimpulan saya, sangat sederhana… buat perencanaan yang baik dan usahakan berada dalam kondisi bahagia selama janin ada didalam kandungan anda atau istri anda, dan jangan lupa berdoa dan mintalah dengan tulus dan penuh keyakinan sesuai keyakinan anda masing-masing… That’s it…

Selamat berbahagia dan bersiaplah untuk menimang momongan yang cantik, cakep, pintar dan sehat…

GBU

Zhu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s