Category Archives: Motivation Story…

Cerita-cerita yang memotivasi kita untuk berpikir positif dan lebih semangat menjalani hidup…

Stress Kerja dan Cara Mengatasinya

STRESS…

Era Globalisasi dan Modernisasi menuntut orang untuk bekerja lebih rajin dan kreatif untuk bisa bersaing dan bertahan hidup…

Hasil statistik di salah satu negara adidaya mengatakan bahwa 40% pekerja merasa pekerjaannya sangat menjadi tekanan, bahkan 25% pekerja merasa pekerjaan adalah hal yang paling membuat tertekan dalam kehidupan mereka.

Stress yang berlebihan akan membuat orang menjadi semakin terpuruk dengan kondisi yang ada, semakin susah melewati hari-harinya, bahkan ada yang sudah mengambil keputusan-keputusan konyol karena tidak sanggup menghadapi tekana yang didapatkan.

Tetapi stress dalam tahap tertentu bisa menjadi motivasi bagi seseorang untuk menyelesaikan tanggungjawabnya bahkan memberikan lebih dari yang diharapkan, berusaha bekerja dengan target yg ada, dan berusaha mencapai lebih dari target tersebut.

 

Apa saja indikasi stress sudah melewati batas kesanggupan seseorang?

Pelupa

Jika orang sudah kelebihan informasi dan tidak sanggup menampungnya, orang tersebut cenderung menjadi pelupa.

Kurang Konsentrasi

Management kerja menurun mengakibatkan banyak kesalahan-kesalahan yang terjadi akibat kurangnya konsentrasi.

Atensi Menurun

Kelebihan tekanan yang ada membuat orang fokus untuk mengurangi tekanan tersebut, sehingga kurang memberikan atensi pada lingkungan sekitarnya.

Tidak Bersemangat

Sama halnya dengan poin atensi, dimana orang menghabiskan energinya untuk mengatasi stress yang dihadapinya sehingga kurang bersemangat karena energinya sudah tersita untuk mengatasi stress tersebut.

Emosi Labil

Tekanan yang berlebihan membuat kepedulian terhadap sesame menjadi menurun, sehingga emosi pun menjadi labil yang berakibat seringnya terjadi konflik dengan lingkungan sekitar karena emosi yang sudah susah dikontrol, kesabaran berkurang,dll.

Mulai mendapat gangguan penyakit

Otot-otot terasa sakit, mudah sakit kepala dan beberapa penyakit lainnya bisa timbul akibat stress yang dihadapi, bahkan sampai gangguan jantung pun bisa. Dan yang paling sering timbul adalah penyakit lambung (maag) yang terus menerus menghampiri.

 

Apa saja yang bisa kita lakukan untuk menghindari dan mengatasi hal-hal tersebut?

1. Berteriak

Jika memungkinkan atau anda punya tempat untuk melakukannya, berteriak bisa mengurangi takanan yang memendam dalam diri anda.

 2. Relaksasi

Manjakan diri anda sesaat dengan posisi duduk atau tiduran yang nyaman, tarik nafas dalam-dalam dan keluarkan perlahan, nyamankan diri anda sebisa mungkin.

 3. Tertawa

Bukan asal tertawa sendiri jika anda tidak mau dibawa teman anda ke rumah sakit jiwa, cari bahan tertawa, bergurau dengan teman kerja, atau menonton video-video lucu dari youtube,dsb.

 4. Ungkapkan penyebab stressnya

Ungkapkan apa yang menjadi penyebab stress anda pada orang tepat yang tentu anda yang paling tahu siapa orang tersebut, niscaya itu akan mengurangi stress anda.

 5. Tidur cukup

Biasakan tidur dengan waktu yang cukup, dimana anda bisa bangun dalam keadaan segar, ini akan membantu anda mengontrol emosi anda sehingga stress tidak terlalu menjadi beban bagi anda

 6. Libur dan lupakan pekerjaan sesaat

Minta waktu untuk cuti jika bisa, berliburlah dan jangan pikirkan pekerjaan anda saat berlibur.

 7. Pandang segalanya dari sisi positif

Apa kata Einstein? Semua hal itu relatif, bagaimana anda menyikapinya saja, semua hal itu ada baik dan buruknya, bagaimana anda memandangnya, nah jika kita bisa dan pasti bisa memandang tekanan itu sebagai motivasi hidup, kenapa kita harus memandang semua itu sebagai beban…

 

Jadi tidak jauh dari tujuan utama saya menulis blog ini, selalu berpikir… positif…

Mudah-mudahan membantu anda mengurangi stress yang anda hadapi….

Advertisements

Empat Dimensi Kesuksesan…

Psychological Capital (by Fred Luthans & friends) atau modal psikologis berperan besar dalam menentukan keberhasilan, melalui beragam penelitian pikologis dan eksperimen saintifik, buku Fred Luthans ini mencoba mencari modal apa saja yang memiliki peran besar dalam sebuah kesuksesan, mau tahu? lanjutin baca yah…

Ada 4 dimensi yang ditemukan berpengaruh besar dalam sebuah kesuksesan, yaitu :

Resiliency

Resiliency adalah kemampuan untuk untuk terus bertahan bahkan ketika dihadapkan pada tekanan atau tekanan yang terus datang menghadang, bahkan cobaan seberat apapun dan termasuk kegagalan.

Sambil bertahan terus mencari cara untuk menemukan cara keluar dari tekanan itu, dan menghasilkan solusi yang cerdas.

Self – Efficacy

Ini adalah tipe orang yang percaya diri dan suka dengan tantangan, orang-orang yang percaya pada kompetensi dirinya, dan yakin bisa mengelola beragam sumber daya untuk menjalani berbagai tantangan yang dihadapi. Orang-orang seperti ini biasanya suka mengeset target untuk diri sendiri dan bahkan memilih pekerjaan yang sulit ketimbang yang mudah.

Hope

Dimensi yang satu ini bukan berarti hanya berharap sesuatu yang positif datang menghampiri kita. Tetapi membentuk, menciptakan dan merajut jalan yang bisa kita jadikan harapan dan bisa digenggam erat sebagai suatu arah yang jelas. Jika kita hanya berharap, maka kemungkinan harapan itu akan terbang begitu saja, menguap ditengah teriknya matahari.

Optimism

Optimisme adalah keyakinan kita bahwa kita akan mendapatkan sesuatu yang positif, dalam hal apapun yang kita lakukan, tugas, pekerjaan bahkan dalam menjalani hidup kita. Ketika harus berhadapan dengan hal-hal negatif, orang yang optimis hanya akan menganggap itu sebagai sesuatu yang bersifat sementara dan spesifik, sementara dalam artian hanya sesaat dan spesifik dalam artian hanya terjadi untuk masalah yang sedang dihadapi, bukan untuk setiap masalah yang datang. Dengan begitu orang optimis akan melihat sebuah masalah maupun hal negatif sebagai sesuatu dengan kacamata positif, sehingga tidak meratapi kegagalan, sedih berkepanjangan dan menyesal, dan tidak terjebak pada masa lalu.

Nah 4 dimensi diatas, membuat kita selalu bisa melangkahkan kaki kedepan dengan keyakinan positif, dan menggapai semua bentuk kesuksesan yang menunggu kita didepan….

Keep Positive, Take Any Chance, Enjoy Your Life….

source : blog strategi manajemen & Buku Psychological Capital (by Fred Luthans & friends

Ketulusan, Keindahan dan Kebahagiaan…

Alkisah ada seorang putri raja yang cantik dari sebuah kerajaan, putri yang memiliki kulit putih dan paras sangat cantik itu memiliki sebuah berlian langka berwarna putih yang sangat cantik, pemberian ibunya saat masih hidup dan selalu bersamanya… berlian putih itu indah dan cantik, secantik paras putri raja itu sendiri… putri sangat menyukai berlian putih pemberian ibunya itu, setiap hari dipandanginya berlian putih itu sambil menikmati secangkir teh hangat, sambil mengingat cerita-cerita, kebaikan dan nasihat-nasihat dari ibunya yang membuat putri menjadi seorang wanita dewasa yang sangat disenangi rakyat di kerajaannya itu…

Hingga suatu hari, saat putri bangun pagi, putri mengambil berlian putih itu dan ingin melihat sinar mentari pagi menembus berlian putih itu, tanpa sengaja berlian putih itu terlepas dan terjatuh ke lantai, tergesa-gesa putri mengambil berlian putih itu dan membersihkannya, namun sayang ternyata ada goresan sangat dalam pada berlian putih itu, ditambah sedikit pecahan pada salah satu sudut berlian berlian itu…

Putri sangat sedih dan menjadi murung berhari-hari… putri menikmati kesendiriannya dalam kesedihan 7 hari 7 malam lamanya, hingga ayahnya pun khawatir melihat putri.. sang raja kemudian memanggil ahli permata terhebat di negara itu untuk memperbaiki berlian putih itu, namun para ahli permata itu menyerah karena cacat pada berlian putih itu sangat dalam dan tidak bisa dikembalikan ke bentuk semula….

Semakin sedih putri mendengar kabar itu… namun sang raja tidak mau menyerah begitu saja demi sang putri, anak semata wayang kesayangannya itu…

Sang raja pun mengadakan sayembara, dan memanggil siapapun yang merasa bisa mengembalikan bentuk berlian putih itu…

Sekian banyak orang yang datang silih berganti, namun tidak berhasil dan menyerah begitu saja… Hingga suatu siang, datanglah seorang pemuda miskin dengan baju lusuhnya berjalan pelan memasuki gerbang kerajaan, semua orang tertawa melihat pemuda miskin itu, bahkan pengawalpun berusaha mengusirnya, mendengar keributan, sang rajapun menghampiri pemuda itu dan berkata,”silahkan masuk dan lanjutkan niat baikmu wahai pemuda baik hati, bahagiakanlah putriku dengan kemampuanmu..”

Sang pemuda pun kembali melangkah masuk dengan mata berbinar, setelah sekian lama memandangi berlian putih itu, sang pemuda berkata, “maaf tuan raja.. saya tidak bisa mengembalikan bentuk berlian putih ini, tapi jika saya diijinkan mengubah bentuk berlian ini, saya yakin bisa membahagiakan putri tuan raja…”

Sang raja berpikir sambil mengelus jenggot tebalnya, lalu berkata… “baiklah, silahkan kau bawa berlian putih itu, kuberi kau waktu satu minggu, namun jika ternyata putriku tidak bahagia, kupenggal kepalamu…”

Pemuda itu berjalan bahagia keluar dari kerajaan, dan memulai pekerjaannya hari demi hari… seminggu berlalu dan pemuda itupun kembali ke kerajaan, dibawanya berlian putih itu dan iapun bertemu dengan sang raja dan putrinya…

“Tuan raja dan tuan putri, saya mengubah berlian putih ini menjadi sebuah mawar putih, setahu saya sejak kecil putri raja sangat-sangat menyukai mawar putih, makanya saya memahatnya menjadi sebuah mawar… lihatlah tuan raja dan tuan putri, berlian putih ini menjadi sebuah mawar putih dengan penuh kilauan yang sangat indah… seindah tuan putri…”

Tuan putripun tersenyum bahagia dan meminta ayahnya untuk memberikan semua hadiah yang diinginkan pemuda itu, namun pemuda itu kembali berkata.. “Tuan raja dan tuan putri, hamba tidak bermaksud lancang menolak pemberian dari kerajaan, tetapi saya melakukan semua ini dengan setulus hati saya, saya sangat menyayangi putri sejak dia kecil, kebahagiaannya merupakan hadiah paling luar biasa buat saya, ijinkan saya keluar dari kerajaan tanpa membawa apapun, karena saya… sudah sangat bahagia melihat senyum bahagia putri raja…”

note : Sudah merasa tulus mengerjakan segala sesuatu? cobalah untuk melakukan segala sesuatu setulus hatimu, maka kamu akan sangat bahagia mengerjakan apapun, dan yang tidak kalah penting, kamu bisa membahagiakan orang lain disekitarmu… apa jadinya jika tidak ada ketulusan hati pemuda miskin itu…? mari kita ambil hikmah dari cerita ini, dan mulai melakukan segala sesuatu dengan tulus….

Jangan Mengeluh….

Saya manusia tak sempurna layaknya manusia lainnya, saya terkadang masih mengeluh dan tidak puas akan kehidupan yang saya miliki…. Bahkan jujur saja sebelum saya menuangkan tulisan ini saya sempat mengeluh atas perasaan yang harus saya rasakan… namun justru menjadi inspirasi buat saya untuk membuka hati kita semua…

Belajarlah untuk tidak mengeluh, semua yang kita hadapi adalah pilihan kita sendiri, semua yang kita hadapi adalah hasil perbuatan kita di masa lalu….

Bertanggungjawablah atas pilihan yang sudah kita buat, karena kita tidak tahu pasti apa yang akan terjadi setelah pilihan itu kita buat….

Saya punya cerita tentang seorang pria yang sangat merindukan sosok ibunya di pulau seberang….

Waktu selalu menjadi kendala baginya untuk bisa bertemu dengan ibunya, kesibukan yang harus dia lewati sehari-hari, pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan, dll….

Sampai pada suatu hari dia mendapat ijin dari tempat dia bekerja untuk beberapa hari, tanpa berpikir panjang pria itu segera memesan tiket pesawat untuk pulang menemui ibu yang sangat dicintainya… Itu pilihan yang tidak perlu dipikirkan terlalu lama lagi buatnya…

Namun naas ditengah perjalanan pesawat mengalami gangguan pada salah satu mesinnya… Pesawat mulai bergoncang… Pramugari mengingatkan semua penumpang untuk kembali ke tempat duduk masing-masing dan memakai sabuk pengaman, sesaat kemudian pesawat bergoncang lebih hebat lagi dari sebelumnya… semua penumpang panik dan berdoa… Selang oksigen berhamburan keluar dari atas kursi penumpang…

Tak lama kemudian terdengar suara ledakan cukup keras disebelah kiri pesawat… Tak lain tak bukan, salah satu pesawat mesin meledak dan memecahkan semua jendela pesawat… Semua penumpang terlihat semakin panik kecuali satu orang… Yap, si pria yang ingin mengunjungi ibunya… Pria itu berdoa dengan tenangnya supaya masih bisa bertemu dengan ibunya dan membahagiakan ibunya, sekian lama waktu yang ditunggu-tunggu semoga ada kesempatan untuk membahagiakan ibunya dengan senyum ramahnya yang sudah dirindukan ibunya diseberang sana…

Begitu doa selesai dipanjatkan, pesawat menukik tajam kelaut, sentuhan pertama ke permukaan laut memporakporandakan badan pesawat, pria itu terlempar ke laut dan untungnya dalam keadaan memakai pelampung, sebagian besar penumpang meninggal seketika saat pesawat terpecah berantakan menyentuh permukaan laut…

Beberapa penumpang yang selamat, berusaha menyelamatkan diri sendiri dengan segala cara, bahkan dengan merebut pegangan penumpang lain yang sudah mendapat pegangan pada serpihan-serpihan pesawat…

Hampir semua penumpang terlihat stress, panik, menangis dan mengeluh tanpa henti… Hanya pria itu yang masih berusaha membantu orang lain dan sesekali berdoa untuk semua orang disana…

Salah satu penumpang yang dibantunya melihat pria itu lalu bertanya… “Kenapa kamu terlihat tenang dan masih sempat-sempatnya membantu saya?” Pria itu menjawab dengan suara beratnya dan dengan tenang pula… “Saya masih berbahagia berada disini sekarang, jika saya selamat.. saya bisa bertemu dengan ibu saya di seberang sana, tapi jika saya tidak selamat berarti saya bisa bertemu ayah saya di surga.. nothing to loose..”

Penumpang yang dibantunya itu pun terheran-heran dan mengangguk senyum pada pria itu lalu berkata.. “Sebaiknya saya berhenti mengeluh dan saya yakin kita semua akan selamat… terima kasih sudah membuat saya optimis untuk terus berjuang hidup, saya tidak pernah sebahagia ini seumur hidup saya”

Note : teman-teman perhatikan semua kejadian ini, dalam keadaan apapun jika kita tetap bersyukur, berserah pada-Nya, dan mempertanggungjawabkan segala pilihan yang kita buat… maka kita akan merasa bahagia selalu, bahkan kita bisa membuat orang lain bahagia… jadi… tidak ada gunanya mengeluh…

Putuskan Benang Itu…

Pembaca yang setia,

Keberhasilan ditentukan oleh ukuran keyakinan kita untuk meraih kemenangan!

Ada pepatah mengatakan…

Apa yang sedang kita pikirkan, itulah yang sedang terjadi, atau akan terjadi.

Oleh sebab itu… Latihlah diri, hati, dan pikiran kita untuk selalu merespon hanya pada hal-hal yang positif!

Latihlah ia terus menerus, jangan hanya sesaat, tapi berkesinambungan dan sepanjang waktu.

Pembaca yang setia,

“Seutas benang itu sesungguhnya hanya ada dalam pikiran Anda!”

Ada kisah nyata tentang seekor gajah. Sejak kecil ia sudah dirantai kakinya dengan seutas rantai sepanjang 4 meter.

Apa yang terjadi ketika rantai itu diganti dengan seutas benang?

Gajah itu tetap saja berkeliling & tidak berani melangkah keluar dari area lingkaran 4 meter tersebut!
Dari kisah ini, pelajaran apa yang bisa kita ambil?

Maaf, saya tidak bermaksud menyamakan diri kita dengan seekor gajah. Namun bisa jadi, kita pun memiliki ‘keterbelengguan’ dengan seutas tali yang mengikat diri kita! Kita tidak berani keluar dari zona yang dianggap nyaman. Meski sesungguhnya, kita bisa melakukan banyak hal hebat dari perkiraan kita!

Mari kita jujur pada diri sendiri, berapa banyak kesempatan yg sebenarnya hadir, melintas di depan Anda, namun Anda tidak mempedulikannya? Anda mungkin menganggap peluang itu ‘terlalu tinggi’ untuk Anda, dan merasa tidak pantas berada disana.

Atau mungkin Anda malah merasa tidak mampu untuk melakukan hal itu padahal sama sekali belum pernah mencobanya? Kita semua tahu, segala hal yang menurut kita ‘begitu hebat’, seringkali tidak selalu seperti yang kita bayangkan. Atau hal yang kita anggap sulit, kadang sebenarnya sangat gampang!

Ada dua kunci dalam hal ini :

1. Anda akan bisa jika Anda berpikir bisa

2. Anda akan gagal jika Anda berpikir gagal


Jadi jangan menyalahkan siapapun jika kesuksesan belum menghampiri diri kita. Sebab, faktor utamanya terletak pada diri kita sendiri.

Oleh sebab itu, perhatikan dengan seksama, dan tanya pada diri sendiri, adakah seutas benang yang telah membelenggu diri kita selama ini? Jika ya, maka segeralah untuk putuskan benang itu!

Cobalah bergerak maju dari lingkaran yang selama ini kita buat dan telah membelenggu diri kita sendiri!

Peluang itu sebenarnya selalu hadir kapan saja. Namun, karena kita selalu saja menutup mata, telinga, dan pikiran kita, maka peluang itu akan terlewat begitu saja! Jika Anda masih saja ragu untuk melangkah, cobalah untuk melatihnya sedikit demi sedikit. Dan jika Anda sudah yakin, maka segeralah berlari cepat, keluar dari keterbelengguan Anda. Jika sudah seperti ini, maka siapa lagi yang diuntungkan, jika bukan Andasendiri?

sumber : Anne Ahira

Dua Orang Ayah Hebat

Alkisah, ada seorang anak berumur belasan tahun bernama Clark, yang pada suatu malam akan menonton sirkus bersama ayahnya. Ketika tiba di loket, Clark dan Ayahnya mengantri di belakang serombongan keluarga besar yang terdiri dari Bapak, Ibu dan 8 orang anaknya. Keluarga tadi terlihat bahagia malam itu dapat menonton sirkus.

Dari pembicaraan yang terdengar oleh Clark dan Ayahnya, Clark tahu bahwa Bapak ke-8 anak tadi telah bekerja ekstra untuk dapat mengajak anak-anaknya menonton sirkus malam itu. Namun, ketika sampai di loket dan hendak membayar, wajah Bapak 8 anak tadi nampak pucat pasi. Ternyata uang 40 dollar yang telah dikumpulkannya dengan susah payah, tidak cukup untuk membayar tiket untuk 2 orang dewasa dan 8 anak yang total harganya 60 dollar.

Pasangan suami istri itu pun saling berbisik, bagaimana harus mengatakan kepada anak2 mereka bahwa malam itu mereka batal nonton sirkus karena uangnya kurang. Sementara anak2 nya tampak begitu gembira dan sudah tidak sabar untuk segera masuk ke sirkus. Tiba2 Ayah Clark menyapa Bapak 8 anak tadi dan berkata: “Maaf Pak, uang ini tadi jatuh dari saku Bapak”, sambil menjulurkan lembaran 20 dollar dan mengedipkan sebelah mata nya. Bapak 8 anak tadi takjub dengan apa yg dilakukan Ayah Clark. Dengan mata berkaca-kaca, ia menerima uang tadi dan mengucapkan terimakasih kepada Ayah Clark, dan menyatakan betapa 20 dollar tadi sangat berarti bagi keluarganya. Tiket seharga 60 dollar pun terbayar. Dan dengan riang gembira, keluarga besar itupun pun segera masuk ke dalam sirkus.

Setelah rombongan tadi masuk, Clark dan Ayahnya segera bergegas pulang. Ya, mereka batal nonton sirkus, karena uang Ayah Clark sudah diberikan kepada Bapak 8 anak tadi. Malam itu, Clark merasa sangat bahagia. Ia tidak dapat menyaksikan sirkus. Tapi telah menyaksikan dua orang Ayah hebat.

sumber : reeleks

Pemikiran-pemikiran Om Einstein…

Meski ia mengatakan, “Aku tidak punya bakat khusus. Aku hanyalah orang yang penasaran.” namun nama “Einstein” sangat identik dengan kata “Jenius”. Hampir tidak ada seorangpun yang menolak jika Einstein dikatakan sebagai prototipe manusia jenius. Berikut berbagai pemikiran dan pendapat sang maskot ilmuwan modern.

Hakikatku adalah yang aku pikirkan, bukan apa yang aku rasakan
.::.
Selagi ada cinta tidak perlu ada lagi pertanyaan
.::.
Aku Berpikir terus menerus berbulan bulan dan bertahun tahun, sembilan puluh sembilan kali dan kesimpulannya salah. Untuk yang keseratus aku benar.
.::.
Kalau mereka ingin menemuiku, aku ada disini. Kalau mereka ingin bertemu dengan pakaianku, bukalah lemariku dan tunjukkan pada mereka. (Ketika istrinya memintanya berganti untuk menemui Duta Besar Jerman)
.::.
Kebanyakan orang mengatakan bahwa kecerdasanlah yang melahirkan seorang ilmuwan besar. Mereka salah, karakterlah yang melahirkannya.
.::.
Tanda kecerdasan sejati bukanlah pengetahuan tapi imajinasi.
.::.
Imajinasi lebih berharga daripada ilmu pengetahuanLogika akan membawa Anda dari A ke B. Imajinasi akan membawa Anda kemana-mana.
.::.
Tidak ada eksperimen yang bisa membuktikn aku benar, namun sebaliknya sebuah eksperimen saja bisa membuktikan aku salah.
.::.
Orang-orang seperti kita, yang percaya pada fisika, mengetahui bahwa perbedaan antaramasa lalu, masa kini, dan masa depan hanyalah sebuah ilusi yang terus menerus ada.
.::.
Dunia ini adalah sebuah tempat yang berbahaya untuk didiami, bukan karena orang-orangnya jahat, tapi karena orang-orangnya tak perduli.
.::.
Mencari kebenaran lebih bernilai dibandingkan menguasainya.
.::.
Hidup itu seperti naik sepeda. Agar tetap seimbang, kau harus terus bergerak.
.::.
Sudah saatnya cita-cita kesuksesan diganti dengan cita-cita pengabdian.
.::.
Lebih mudah mengubah plutonium dari pada mengubah sifat jahat manusia.
.::.
Tidak ada yang lebih merusak martabat pemerintah dan hukum negeri dibanding meloloskan undang-undang yang tidak bisa ditegakkan.
.::.
Belajarlah dari masa lalu, hiduplah untuk masa depan. Yang terpenting adalah tidak berhenti bertanya.
.::.
Generasi-generasi yang akan datang akan kehilangan keyakinan bahwa manusia akan berjalan di muka bumi dengan darah dan daging.
.::.
Nilai manusia terletak pada apa yang bisa dia terima.
.::.
Kalau nilai 9 itu kesuksesan dalam kehidupan, maka nilai 9 sama dengan x ditambah y ditambah z. Bekerja adalah x, y adalah bermain, dan z adalah untuk berdiam diri.
.::.
Orang berjiwa besar akan selalu menghadapi perlawanan hebat dari orang2
“PICIK”.

Barangsiapa yang tidak pernah melakukan kesalahan,
maka dia tidak pernah mencoba sesuatu yang baru
.::.
Hal yang paling sukar dipahami di dunia ini
adalah pajak penghasilan.
.::.
Kecerdasan tidak banyak berperan dalam proses penemuan.
Ada suatu lompatan dalam kesadaran,
sebutlah itu intuisi atau apapun namanya,
solusinya muncul begitu saja dan
kita tidak tahu bagaimana atau mengapa.
.::.
Kebahagiaan dalam melihat dan
memahami merupakan anugerah
terindah alam.
.::.
Hanya ada dua cara menjalani kehidupan kita.
Pertama adalah seolah tidak ada keajaiban.
Kedua adalah seolah segala sesuatu adalah keajaiban.
.::.
Usaha pencarian kebenaran dan keindahan
merupakan kegiatan yang memberi peluang bagi kita
untuk menjadi kanak-kanak sepanjang hayat.
.::.
Hanya seseorang yang mengabdikan dirinya untuk
suatu alasan dengan seluruh kekuatan dan jiwanya yang
bisa menjadi seorang guru sejati. Dengan
alasan ini penguasaan menuntut semuanya dari seseorang.

source : unic77

Dimana Letak Bahagia Anda?

Sumber : Anne Ahira

“Tempat untuk berbahagia itu ada di sini. Waktu untuk berbahagia itu kini. Cara untuk berbahagia ialah dengan membuat orang lain berbahagia”

Robert G. Ingersoll
Kamu, apakah saat ini merasa bahagia?
Di mana letak kebahagiaan Kamu sesungguhnya? Apakah pada moleknya tubuh? ..Jelitanya rupa? Tumpukan harta?
….atau barangkali punya mobil mewah & tingginya jabatan?

Jika itu semua sudah Kamu dapatkan, apakah Kamu bisa memastikan bahwa Kamu *akan* bahagia?

Hari ini saya akan mengajak Kamu untuk melihat, kalau limpahan harta tidak selalu mengantarkan pada kebahagiaan

Dan ini kisah nyata…

Ada delapan orang miliuner yang memiliki nasib kurang menyenangkan di akhir hidupnya. Tahun 1923, para miliuner berkumpul di Hotel Edge Water Beach di Chicago, Amerika Serikat. Saat itu, mereka adalah kumpulan orang-orang yang sangat sukses di zamannya.

Namun, tengoklah nasib tragis mereka 25 tahun sesudahnya! Saya akan menyebutnya satu persatu :

Charles Schwab,
CEO Bethlehem Steel, perusahaan besi baja ternama waktu itu. Dia mengalami kebangkrutan total, hingga harus berhutang untuk membiayai 5 tahun hidupnya cebelum meninggal.

Richard Whitney
President New York Stock Exchange. Pria ini harus menghabiskan sisa hidupnya dipenjara Sing Sing.

Jesse Livermore (raja saham “The Great Bear” di Wall Street),
Ivar Krueger
(CEO perusahaan hak cipta),
Leon Fraser
(Chairman of Bank of International Settlement), ketiganya memilih mati bunuh diri.

Howard Hupson
CEO perusahaan gas terbesar di Amerika Utara. Hupson sakit jiwa dan meninggal di rumah sakit jiwa.

Arthur Cutton
Pemilik pabrik tepung terbesar di dunia, meninggal di  negeri orang lain.

Albert Fall
Anggota kabinet presiden Amerika Serikat, meninggal di rumahnya ketika baru saja keluar dari penjara.

Kisah di atas merupakan bukti, bahwa kekayaan yang melimpah bukan jaminan akhir kehidupan yang bahagia!

Kebahagiaan memang menjadi faktor yang begitu didambakan bagi semua orang.

Hampir segala tujuan muaranya ada pada kebahagiaan. Kebanyakan orang baru bias merasakan *hidup* jika sudah menemukan kebahagiaan.

Pertanyaannya, di mana kita bisa mencari kebahagiaan?

Apakah di pusat pertokoan? Salon kecantikan yg mahal? Restoran mewah? Di Hawaii? di Paris? atau di mana?

Sesungguhnya, kebahagiaan itu tdk perlu dicari kemana-mana… karena ia ada di hati setiap manusia.

Carilah kebahagiaan dalam hatimu!

Telusuri ‘rasa’ itu dalam kalbumu!

Percayalah, ia tak akan lari kemana-mana…

Hari ini saya akan berbagi tips bagaimana kita sesungguhnya bisa mendapatkan kebahagiaan *setiap hari*.

Berikut adalah tips yang bisa Kamu lakukan:

1. Mulailah Berbagi!
Ciptakan suasana bahagia dengan cara berbagi dengan orang lain. Dengan cara berbagi akan menjadikan hidup kita terasa lebih berarti.

2. Bebaskan hati dari rasa benci,
Bebaskan pikiran dari segala kekhawatiran. Menyimpan rasa benci, marah atau dengki hanya akan membuat hati merasa tidak nyaman dan tersiksa.

3. Murahlah dalam memaafkan!

Jika ada orang yang menyakiti, jangan balik memaki-maki. Mendingan berteriak “Hey! Kamu sudah saya maafkan!!”.
Dengan memiliki sikap demikian, hati kita akan menjadi lebih tenang, dan amarah kita bisa hilang. Tidak percaya? Coba saja! Saya sering melakukannya. 🙂

4. Lakukan sesuatu yang bermakna.
Hidup di dunia ini hanya sementara. Lebih baik Kamu gunakan setiap waktu dan kesempatan yang ada untuk melakukan hal-hal yang bermakna, untuk diri sendiri, keluarga, dan orang lain. Dengan cara seperti ini maka kebahagiaan Kamu akan bertambah dan  terus bertambah.

5. Dan yang terakhir, Kamu jangan terlalu banyak berharap pada orang lain, nanti Kamu akan kecewa!

Ingat, kebahagiaan merupakan tanggung jawab masing-masing, bukan tanggung jawab teman, keluarga, kekasih, atau orang lain. Lebih baik kita perbanyak harap hanya kepada Yang Maha Kasih dan Kaya.

Karena Dia-lah yang menciptakan kita, dan Dia-lah yang menciptakan segala ‘rasa’, termasuk rasa bahagia yang selalu Kamu inginkan. ^_^’

Cinta susah dimengerti…

Di sebuah kota kecil yang tenang & indah, ada sepasang pria & wanita yang saling mencintai. Mereka selalu bersama memandang matahari terbit di puncak gunung, bersama di pesisir pantai menghantar matahari senja. Setiap orang yang bertemu dengan mereka tdk bisa tidak akan menghantar dengan pandangan kagum & doa bahagia. Mereka saling mengasihi satu sama lain

Namun pd suatu hari, malang sang lelaki mengalami luka berat akibat sebuah kecelakaan. Ia berbaring di atas ranjang pasien beberapa malam tdk sadarkan diri di rumah sakit. Siang hari sang wanita menjaga di depan ranjang & dgn tiada henti memanggil2 kekasih yg tdk sadar sedikitpun.

Malamnya ia ke gereja kecil di kota tsb & tak lupa berdoa kepada Tuhan agar kekasihnya selamat. Air matanya sendiri hampir kering krn menangis sepanjang hari.

Seminggu telah berlalu, sang lelaki tetap pingsan tertidur spt dulu, sedangkan si wanita telah berubah menjadi pucat pasi & lesu tdk terkira, namun ia tetap dgn susah payah bertahan & akhirnya pd suatu hari Tuhan terharu oleh keadaan wanita yg setia & teguh itu,
lalu Ia memutuskan memberikan kpd wanita itu sebuah pengecualian kpd dirinya. Tuhan bertanya kpdnya “Apakah kamu benar2 bersedia menggunakan nyawamu sendiri utk menukarnya?” . Si wanita tanpa ragu sedikitpun menjawab “Ya”.

Tuhan berkata “Baiklah, Aku bisa segera membuat kekasihmu sembuh kembali, namun kamu hrs berjanji menjelma menjadi kupu2 selama 3 thn. Pertukaran spt ini apakah kamu juga bersedia?”. Siwanita terharu setelah mendengarnya & dgn jawaban yg pasti menjawab “saya bersedia!”.

Hari telah terang. Si wanita telah mjd seekor kupu2 yg indah. Ia mohon diri pd Tuhan lalu segera kembali ke rumah sakit. Hasilnya, lelaki itu benar2 telah siuman bahkan ia sedang berbicara dgn seorg dokter. Namun sayang, ia tdk dpt mendengarnya sebab ia tak bisa masuk ke ruang itu.

Dgn di sekati oleh kaca, ia hanya bisa memandang dr jauh kekasihnya sendiri Bbrp hari kemudian, sang lelaki telah sembuh. Namun ia sama sekali tdk bahagia. Ia mencari keberadaan sang wanita pd setiap org yg lewat, namun tdk ada yg tahu sebenarnya sang wanita telah pergi kemana. Sang lelaki sepanjang hari tdk makan & istirahat terus mencari. Ia begitu rindu kpdnya, begitu inginnya bertemu dgn sang kekasih, namun sang wanita yg telah berubah mjd kupu2 bukankah setiap saat selalu berputar di sampingnya ?

hanya saja ia tdk bisa berteriak, tdk bisa memeluk. Ia hanya bisa memandangnya secara diam2. Musim panas telah berakhir, angin musim gugur yg sejuk meniup jatuh daun pepohonan. Kupu2 mau tdk mau hrs meninggalkan tempat tsb lalu terakhir kali ia terbang & hinggap di atas bahu sang lelaki.

Ia bermaksud menggunakan sayapnya yg kecil halus membelai wajahnya, menggunakan mulutnya yg kecil lembut mencium keningnya.

Namun tubuhnya yg kecil & lemah benar2 tdk boleh di ketahui olehnya, sebuah gelombang suara tangisan yg sedih hanya dpt di dengar oleh kupu2 itu sendiri & mau tdk mau dgn berat hati ia meninggalkan kekasihnya, terbang ke arah yg jauh dgn membawa harapan.

Dlm sekejap telah tiba musim semi yg kedua, sang kupu2 dgn tdk sabarnya segera terbang kembali mencari kekasihnya yg lama di tinggalkannya.

Namun di samping bayangan yg tak asing lagi ternyata telah berdiri seorg wanita cantik. Dlm sekilas itu sang kupu2 nyaris jatuh dr angkasa. Ia benar2 tdk percaya dgn pemandangan di depan matanya sendiri. Lebih tdk percaya lagi dgn omongan yg di bicarakan banyak org. Orang2 selalu menceritakan ketika hari natal, betapa parah sakit sang lelaki. Melukiskan betapa baik dan manisnya dokter wanita itu. Bahkan melukiskan betapa sudah sewajarnya percintaan mereka & tentu saja juga melukiskan bahwa sang lelaki sudah bahagia spt dulu kala .

Sang kupu2 sangat sedih. Bbrp hari berikutnya ia seringkali melihat kekasihnya sendiri membawa wanita itu ke gunung memandang matahari terbit, menghantar matahari senja di pesisir pantai. Segala yg pernah di milikinya dahulu dlm sekejap tokoh utamanya telah
berganti seorg wanita lain sedangkan ia sendiri selain kadangkala bisa hinggap di atas bahunya, namun tdk dpt berbuat apa2.

Musim panas tahun ini sgt panjang, sang kupu2 setiap hari terbang rendah dgn tersiksa & ia sudah tdk memiliki keberanian lagi utk mendekati kekasihnya sendiri. Bisikan suara antara ia dgn wanita itu,ia & suara tawa bahagianya sudah cukup membuat hembusan napas dirinya berakhir, karenanya sebelum musim panas berakhir, sang kupu2 telah terbang berlalu. Bunga bersemi & layu. Bunga layu & bersemi lagi. Bagi seekor kupu2 waktu seolah2 hanya menandakan semua ini.

Musim panas pd tahun ketiga, sang kupu2 sudah tdk sering lagi pergi mengunjungi kekasihnya sendiri. Sang lelaki bekas kekasihnya itu mendekap perlahan bahu si wanita, mencium lembut wajah wanitanya sendiri. Sama sekali tdk punya waktu memperhatikan seekor kupu2 yg hancur hatinya apalagi mengingat masa lalu.

Tiga tahun perjanjian Tuhan dgn sang kupu2 sudah akan segera berakhir & pd saat hari yg terakhir, kekasih si kupu2 melaksanakan pernikahan dgn wanita itu.

Dlm kapel kecil telah dipenuhi org2. Sang kupu2 secara diam2 masuk ke dalam & hinggap perlahan di atas pundak Tuhan. Ia mendengarkan sang kekasih yg berada dibawah berikrar di hadapan Tuhan dgn mengatakan “saya bersedia menikah dengannya!”.
Ia memandangi sang kekasih memakaikan cincin ke tangan wanita itu, kemudian memandangi mereka berciuman dgn mesranya lalu mengalirlah air mata sedih sang kupu2.

Dengan pedih hati Tuhan menarik napas “Apakah kamu menyesal?”.

Sang kupu2 mengeringkan air matanya “Tidak”.

Tuhan lalu berkata di sertai seberkas kegembiraan “Besok kamu sudah dpt kembali mjd dirimu sendiri”.

Sang kupu2 menggeleng-gelengkan kepalanya “Biarkanlah aku menjadi kupu2 seumur hidup”.

Beberapa Kehilangan Merupakan Jalan Yang Harus Ditempuh…
Beberapa Pertemuan adalah Yang Tidak Akan Berakhir Selamanya…

Mencintai Seseorang Tidak Mesti Harus Memiliki…
Namun Memiliki Seseorang Maka Harus Baik-baik Mencintainya…

sumber : reeleks

Ternyata… Hidup Ini Sangat Mudah…

Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah,dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.

Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.


Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb.
Selain memperbaiki sepeda tersebut, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja di tempatnya.

Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja.


Seorang anak berkata kepada ibunya: “Ibu hari ini sangat cantik.” Ibu menjawab: “Mengapa?” Anak menjawab: “Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah. ”

Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah.


Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah.
Temannya berkata: “Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur.” Petani menjawab: “Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku.”

Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.


Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya: “Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya ?”Ada yang menjawab: “Cari mulai dari bagian tengah.” Ada pula yang menjawab: “Cari di rerumputan yang cekung ke dalam.” Dan ada yang menjawab: “Cari di rumput yang paling tinggi.” Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: “Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana.”

Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat.


Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan: “Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku.” Katak di pinggir jalan menjawab: “Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah.” Beberapa hari kemudian katak “sawah” menjenguk katak “pinggir jalan” dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.

Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.


Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang berjalan dengan gembira. Ada yang bertanya: “Mengapa engkau begitu santai?” Dia menjawab sambil tertawa: “Karena barang bawaan saya sedikit.”

Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah dan memiliki secukupnya saja.


* You are what you think about. Beware of your mind