Tag Archives: Positive

Putuskan Benang Itu…

Pembaca yang setia,

Keberhasilan ditentukan oleh ukuran keyakinan kita untuk meraih kemenangan!

Ada pepatah mengatakan…

Apa yang sedang kita pikirkan, itulah yang sedang terjadi, atau akan terjadi.

Oleh sebab itu… Latihlah diri, hati, dan pikiran kita untuk selalu merespon hanya pada hal-hal yang positif!

Latihlah ia terus menerus, jangan hanya sesaat, tapi berkesinambungan dan sepanjang waktu.

Pembaca yang setia,

“Seutas benang itu sesungguhnya hanya ada dalam pikiran Anda!”

Ada kisah nyata tentang seekor gajah. Sejak kecil ia sudah dirantai kakinya dengan seutas rantai sepanjang 4 meter.

Apa yang terjadi ketika rantai itu diganti dengan seutas benang?

Gajah itu tetap saja berkeliling & tidak berani melangkah keluar dari area lingkaran 4 meter tersebut!
Dari kisah ini, pelajaran apa yang bisa kita ambil?

Maaf, saya tidak bermaksud menyamakan diri kita dengan seekor gajah. Namun bisa jadi, kita pun memiliki ‘keterbelengguan’ dengan seutas tali yang mengikat diri kita! Kita tidak berani keluar dari zona yang dianggap nyaman. Meski sesungguhnya, kita bisa melakukan banyak hal hebat dari perkiraan kita!

Mari kita jujur pada diri sendiri, berapa banyak kesempatan yg sebenarnya hadir, melintas di depan Anda, namun Anda tidak mempedulikannya? Anda mungkin menganggap peluang itu ‘terlalu tinggi’ untuk Anda, dan merasa tidak pantas berada disana.

Atau mungkin Anda malah merasa tidak mampu untuk melakukan hal itu padahal sama sekali belum pernah mencobanya? Kita semua tahu, segala hal yang menurut kita ‘begitu hebat’, seringkali tidak selalu seperti yang kita bayangkan. Atau hal yang kita anggap sulit, kadang sebenarnya sangat gampang!

Ada dua kunci dalam hal ini :

1. Anda akan bisa jika Anda berpikir bisa

2. Anda akan gagal jika Anda berpikir gagal


Jadi jangan menyalahkan siapapun jika kesuksesan belum menghampiri diri kita. Sebab, faktor utamanya terletak pada diri kita sendiri.

Oleh sebab itu, perhatikan dengan seksama, dan tanya pada diri sendiri, adakah seutas benang yang telah membelenggu diri kita selama ini? Jika ya, maka segeralah untuk putuskan benang itu!

Cobalah bergerak maju dari lingkaran yang selama ini kita buat dan telah membelenggu diri kita sendiri!

Peluang itu sebenarnya selalu hadir kapan saja. Namun, karena kita selalu saja menutup mata, telinga, dan pikiran kita, maka peluang itu akan terlewat begitu saja! Jika Anda masih saja ragu untuk melangkah, cobalah untuk melatihnya sedikit demi sedikit. Dan jika Anda sudah yakin, maka segeralah berlari cepat, keluar dari keterbelengguan Anda. Jika sudah seperti ini, maka siapa lagi yang diuntungkan, jika bukan Andasendiri?

sumber : Anne Ahira

Pemikiran-pemikiran Om Einstein…

Meski ia mengatakan, “Aku tidak punya bakat khusus. Aku hanyalah orang yang penasaran.” namun nama “Einstein” sangat identik dengan kata “Jenius”. Hampir tidak ada seorangpun yang menolak jika Einstein dikatakan sebagai prototipe manusia jenius. Berikut berbagai pemikiran dan pendapat sang maskot ilmuwan modern.

Hakikatku adalah yang aku pikirkan, bukan apa yang aku rasakan
.::.
Selagi ada cinta tidak perlu ada lagi pertanyaan
.::.
Aku Berpikir terus menerus berbulan bulan dan bertahun tahun, sembilan puluh sembilan kali dan kesimpulannya salah. Untuk yang keseratus aku benar.
.::.
Kalau mereka ingin menemuiku, aku ada disini. Kalau mereka ingin bertemu dengan pakaianku, bukalah lemariku dan tunjukkan pada mereka. (Ketika istrinya memintanya berganti untuk menemui Duta Besar Jerman)
.::.
Kebanyakan orang mengatakan bahwa kecerdasanlah yang melahirkan seorang ilmuwan besar. Mereka salah, karakterlah yang melahirkannya.
.::.
Tanda kecerdasan sejati bukanlah pengetahuan tapi imajinasi.
.::.
Imajinasi lebih berharga daripada ilmu pengetahuanLogika akan membawa Anda dari A ke B. Imajinasi akan membawa Anda kemana-mana.
.::.
Tidak ada eksperimen yang bisa membuktikn aku benar, namun sebaliknya sebuah eksperimen saja bisa membuktikan aku salah.
.::.
Orang-orang seperti kita, yang percaya pada fisika, mengetahui bahwa perbedaan antaramasa lalu, masa kini, dan masa depan hanyalah sebuah ilusi yang terus menerus ada.
.::.
Dunia ini adalah sebuah tempat yang berbahaya untuk didiami, bukan karena orang-orangnya jahat, tapi karena orang-orangnya tak perduli.
.::.
Mencari kebenaran lebih bernilai dibandingkan menguasainya.
.::.
Hidup itu seperti naik sepeda. Agar tetap seimbang, kau harus terus bergerak.
.::.
Sudah saatnya cita-cita kesuksesan diganti dengan cita-cita pengabdian.
.::.
Lebih mudah mengubah plutonium dari pada mengubah sifat jahat manusia.
.::.
Tidak ada yang lebih merusak martabat pemerintah dan hukum negeri dibanding meloloskan undang-undang yang tidak bisa ditegakkan.
.::.
Belajarlah dari masa lalu, hiduplah untuk masa depan. Yang terpenting adalah tidak berhenti bertanya.
.::.
Generasi-generasi yang akan datang akan kehilangan keyakinan bahwa manusia akan berjalan di muka bumi dengan darah dan daging.
.::.
Nilai manusia terletak pada apa yang bisa dia terima.
.::.
Kalau nilai 9 itu kesuksesan dalam kehidupan, maka nilai 9 sama dengan x ditambah y ditambah z. Bekerja adalah x, y adalah bermain, dan z adalah untuk berdiam diri.
.::.
Orang berjiwa besar akan selalu menghadapi perlawanan hebat dari orang2
“PICIK”.

Barangsiapa yang tidak pernah melakukan kesalahan,
maka dia tidak pernah mencoba sesuatu yang baru
.::.
Hal yang paling sukar dipahami di dunia ini
adalah pajak penghasilan.
.::.
Kecerdasan tidak banyak berperan dalam proses penemuan.
Ada suatu lompatan dalam kesadaran,
sebutlah itu intuisi atau apapun namanya,
solusinya muncul begitu saja dan
kita tidak tahu bagaimana atau mengapa.
.::.
Kebahagiaan dalam melihat dan
memahami merupakan anugerah
terindah alam.
.::.
Hanya ada dua cara menjalani kehidupan kita.
Pertama adalah seolah tidak ada keajaiban.
Kedua adalah seolah segala sesuatu adalah keajaiban.
.::.
Usaha pencarian kebenaran dan keindahan
merupakan kegiatan yang memberi peluang bagi kita
untuk menjadi kanak-kanak sepanjang hayat.
.::.
Hanya seseorang yang mengabdikan dirinya untuk
suatu alasan dengan seluruh kekuatan dan jiwanya yang
bisa menjadi seorang guru sejati. Dengan
alasan ini penguasaan menuntut semuanya dari seseorang.

source : unic77

Setetes Ego…

Bila EGO sudah bekerja, selalu saja kita dapat melihat kesalahan dan kekurangan orang lain, Selalu saja Hendra dapat menemukan sesuatu yang dia “anggap” sebagai kelemahan-kelemahan dalam diri orang lain. Dan kelemahan2 mereka, kesalahan dan kekurangan dalam diri mereka sungguh mengganggu pikiran Hendra. Hendra menjadi gelisah dan tidak tenang. Dan di kepala Hendra selalu muncul gambaran-gambaran akan kesalahan2 dan kekurangan2 mereka. Terutama hal semacam ini terjadi kepada mereka yang terlalu intelektual, dan lebih cenderung menggunakan logika daripada perasaan.

Pernah suatu saat Hendra marah pada mamanya karena di saat dia sedang asik menonton mama berteriak-teriak memanggilnya, “mengganggu konsentrasi saja!!!” “lagi asyik nonton nih ma… jangan ganggu donk!!! Huu.. uuhhh!!!” demikian balasan Hendra…

Mama terdiam dan berjalan lesu ke dapur, dalam hati mama sempat merasakan sakiiiiiit banget rasanya, tapi hanya mama yang tahu rasanya…

Hari demi hari Hendra selalu bersikap seperti itu… Tidak pernah dipikirkannya perasaan mama saat dia menghardik atau membentak mama… Setetes ego karena dia adalah anak satu-satunya mama telah membutakan dirinya…

Pernah suatu hari Hendra menitip membeli makanan pada mama yang memang sengaja menelepon Hendra dalam perjalanan pulang dari kantor untuk menanyakan makanan yang diinginkannya, saat mama tiba dirumah dan makanan telah disiapkan, wajah Hendra terlihat galak dan dia tiba-tiba membentak mama, “Mama gimana sih, saya kan sudah bilang kolnya digoreng!!! digoreng ma…!!! ngerti ga sih..!!! gitu aja salah… Huh!!!!

Mama hanya meminta maaf dan membiarkan Hendra pergi meninggalkan meja makan, padahal mama baru saja mau mengeluarkan kol yang berada di plastik berbeda yang belum dibuka. Mama hanya tersenyum lalu duduk makan sendirian suap demi suap dengan beratnya… Di sela-sela makannya, mama masih sempat bergumam.. “Mama sayang kamu Hendra, tidak mungkin mama melupakan sedetikpun kata-kata yang keluar dari mulut anak kesayangan mama, apalagi kol goreng kesukaanmu”

Hingga pada suatu hari sepulang kerja, mama tiba-tiba terbatuk keras dan mengeluarkan darah dari mulut, Hendra terkejut dan langsung membawa mama ke dokter, sepulangnya dari dokter, Hendra hanya bisa berdiam diri dan menyesali satu demi satu perbuatan yang sudah dia lakukan…

Mama yang sudah bertahun-tahun merawatnya, menyediakan makanan saat dia lapar, mencuci piring kotor bekas dia makan, mencuci dan menyeterika baju yang selalu dilemparnya kemana saja dia suka saat tiba dirumah, dia perlakukan seperti itu, sungguh menyesal Hendra memikirkan semua perbuatannya, ingin rasanya saat itu dia memeluk mamanya sambil meminta maaf atas perbuatannya…

Tetapi itu semua tidak mungkin terjadi, mama terbatuk-batuk keras dan muntah darah di rumah sakit tempat dia memeriksakan diri ke dokter, lalu mama terjatuh pingsan dan itulah terakhir kalinya Hendra melihat mama dalam, mama meninggal dunia setelah terjatuh ke pangkuan Hendra… Ternyata mama mengidap kanker paru-paru dan menyembunyikannya dari Hendra anak satu-satunya yang sangat disayanginya… Mama tidak mau Hendra bersedih dan kehilangan semangat hidupnya…

Saya yakin, kalian semua tidak mau menyesal seperti Hendra bukan…?

Jadi…
Sayangilah mama… yang sudah menghabiskan sebagian besar hidupnya hanya untuk kamu… sekarang juga, katakan pada mama kalau kamu sayang pada mama…

Hal-hal yang harus dihindari kalau mau tetap “Berpikir Positif”

Jangan melulu mikirin gimana berpikir positif juga yah, ada yang bilang kalau ketemu masalah ini itu gimana yah? trus apa yang harus dihindari yah?

Jadi… ini ada beberapa hal yang harus kita hindari dan cegah supaya kita tetap bisa berpikir positif…

Setiap hal yang kita lakukan pasti berefek pada jumlah energi positif yang kita miliki. Meskipun kita makan makanan sehat, olahraga secara teratur tetapi jika dan kebiasaan Anda buruk, maka energi akan berkurang dan membuat tubuh selalu merasa lelah.

Hal itu karena pikiran kerap dipenuhi dengan sesuatu yang negatif. Anda tentu penasaran hal apa saja yang menguras energi positif dan berdampak buruk pada keadaan psikis dan fisik.

1. Menunda pekerjaan.
Banyak pekerjaan atau hal yang bisa dilakukan secepatnya tetapi Anda lebih memilih untuk menundanya. Hal ini sangat menyita energi karena jika sewaktu-waktu pekerjaan atau hal tersebut harus diselesaikan segera, waktu dan pikiran Anda pasti akan terkuras maksimal untuk menyelesaikannya. Jika Ada yang belum selesai dan tertunda pasti ada yang mengganjal dan menyita pikiran Anda, hal ini juga membuat konsentrasi dan energi berkurang.

2. Mengeluh.
Wajar jika Anda sesekali mengeluh tentang suatu hal tetapi jika setiap hari diisi keluhan, maka Anda tidak  akan mendapatkan apa-apa. Mengeluh artinya membuang energi positif. Jangan sampai setiap hari berisi keluhan karena hanya akan membuat lelah. Lagipula tidak akan ada yang berubah hanya karena keluhan tanpa tindakan nyata.

3. Berdekatan dengan orang yang selalu berpikiran negatif.
Berdekatan dengan orang yang memandang segala hal dari sisi negatif juga sangat mempengaruhi energi dan pikiran Anda. Dengan mendengarkan cerita dan pernyataan yang selalu negatif pasti Anda akan merasa lelah. Pikiran Anda pun bisa terpengaruh menjadi negatif.

4. Nonton atau mendengarkan gosip.
Menonton tayangan infotainment hanya mempengaruhi kita untuk berpikir negatif tentang orang yang sedang digosipkan dalam tayangan itu, lalu apa untungnya? jadi update jadi bisa gogosipan dengan temen2? bisa-bisa dicap tukang gosip, terus orang-orang jadi menghindar dan malas cerita apa-apa sama kamu.

5. Selalu membandingkan diri sendiri dan orang lain.
Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Seburuk-buruknya orang pun pasti memiliki sisi baik. Dengan selalu membandingkan diri dengan orang lain hanya akan membuang energi dengan percuma.

6. Sibuk membicarakan orang lain.
Eh.. tau ga si ini begini, si itu begitu… ternyata dia udah hamil loh sebelum nikah,  Eh tau ga kemarin dia dimarahin bos abis2an buset dah… jangan buang waktu buat hal-hal beginian, mendingan cari kegiatan buat isi waktu kamu, atau beresin kerjaan yang ada, ga ada gunanya membicarakan orang, hanya akan menguras energi positif kamu, apalagi kalau orang yang dibicarakan tau dia dibicarain sama kamu, tambah-tambah nguras energi… jadi jangan yah sibuk ngomongin orang..

7. Diet sembarangan.
Pola makan yang tidak baik bisa membuat tubuh terasa tidak nyaman, yang secara tak langsung bisa membuat emosi tidak stabil. Saat kondisi mood sedang tidak baik, Anda perlu asupan nutrisi khusus. Lakukan diet dengan mengonsumsi makanan yang bisa membuat perasaan Anda lebih nyaman.

Wujud Positif dalam Air…

Seorang peneliti Jepang – Dr. Masaru Emoto – telah membuktikan bahwa air mampu mentransmisikan emosi yang kita miliki. Cara yang ia gunakan cukup unik. Di depan air bersih yang ditaruh di wadahnya, ia menyebutkan hal-hal yang baik dan buruk. Setelah itu ia mengambil foto masing-masing bentuk kristal air dan membandingkan satu sama lain sesuai hal-hal yang ia sebutkan.

Gambar di bawah ini memperlihatkan bentuk kristal air sesuai dengan kata yang diucapkan :

Ketika dibacakan doa untuk kesembuhan didepan sebotol air maka terekam kristal seperti gambar dibawah
Ketika dicoba dibacakan doa, kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan.
Ketika diputarkan musik symphony Mozart, kristal muncul berbentuk bunga.
Ketika musik heavy metal diperdengarkan, kristal akan hancur
Kristal air ini merekam lagu ‘Imagine’ dari John Lennon. Spt lagunya, kristal ini unik dan indah. Setiap elemen tumbuh dengan harmonis.
Saat diungkapkan ‘war’, kepada kristal air (sebelah kiri), maka bentuk kristal ‘peace’ (kanan) tertabrak oleh benda mirip pesawat (WTC pada 9 Sept). Gb direkam sebelum kejadian.
Selanjutnya ditunjukkan kata ”malaikat” : terbentuk rantai dengan kristal hexagonal yang indah (gambar kiri) dan ketika ditunjukan kata “setan”, kristal berbentuk buruk dengan bola api di tengah (gambar kanan).
Kristal air yang direkam dari mata air yang masih jernih di Jepang
Jika dilihat sepintas tampak jelas perbedaannya. Kata-kata baik akan membentuk kristal air yang indah. Sebaliknya, kata-kata jelek membentuk kristal air yang tidak beraturan. Apa yang membuat hal ini menarik?

Karena 60-70% badan kita adalah benda cair. Jika pikiran, hati dan tindakan kita dipenuhi hal-hal kotor, maka bayangkanlah sendiri bagaimana bentuk kristal air di dalam badan kita.

Jadi, mulailah berpikir positif, maka secara sadar atau tidak, kata-kata yang keluar dari mulut kita semakin hari semakin positif… hindari dan tahan kata-kata tidak baik dari mulut kita… Bayangkan metabolisme tubuh kita kalau sebagian besar kata-kata yang keluar dari mulut kita berupa hal negatif…

Ini salah satu pembuktian ilmiah, kalau orang yang selama hidupnya jarang berkata-kata kasar, kotor, menghina dsb, usianya lebih panjang, tubuhnya lebih sehat, lingkungan sekitarnya pun selalu lebih positif daripada orang-orang yang suka mengeluarkan kata-kata berbau negatif, kasar, kotor, menghina, dsb…

Jadi… mau hidup sehat? mau panjang umur? mau hidup kamu lebih bahagia? mulailah dari hal-hal kecil seperti kata-kata yang kita ucapkan sehari-hari…

Percayalah… Hidup itu selalu jauh lebih mudah yang kita bayangkan, jauh lebih mudah dari yang kita pikirkan… hidup itu saaaaangat mudah…

Always keep the positive words… positive thinking… ‘n positive behaviours…

God Bless You All…

Ternyata… Hidup Ini Sangat Mudah…

Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah,dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.

Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.


Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb.
Selain memperbaiki sepeda tersebut, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja di tempatnya.

Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja.


Seorang anak berkata kepada ibunya: “Ibu hari ini sangat cantik.” Ibu menjawab: “Mengapa?” Anak menjawab: “Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah. ”

Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah.


Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah.
Temannya berkata: “Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur.” Petani menjawab: “Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku.”

Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.


Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya: “Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya ?”Ada yang menjawab: “Cari mulai dari bagian tengah.” Ada pula yang menjawab: “Cari di rerumputan yang cekung ke dalam.” Dan ada yang menjawab: “Cari di rumput yang paling tinggi.” Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: “Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana.”

Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat.


Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan: “Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku.” Katak di pinggir jalan menjawab: “Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah.” Beberapa hari kemudian katak “sawah” menjenguk katak “pinggir jalan” dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.

Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.


Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang berjalan dengan gembira. Ada yang bertanya: “Mengapa engkau begitu santai?” Dia menjawab sambil tertawa: “Karena barang bawaan saya sedikit.”

Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah dan memiliki secukupnya saja.


* You are what you think about. Beware of your mind

9 Cara Berhenti Berpikir Negatif…

Untuk sebagian besar dari kita, berpikir negatif mungkin sudah menjadi bagian dari diri. Ketika hal-hal tidak sesuai rencana, kita dengan mudah merasa depresi dan tidak bisa melihat sisi baik dari kejadian tersebut.

Berpikiran negatif tidak membawa kemana-mana, kecuali membuat perasaan tambah buruk, yang lalu akan berakibat performa kita mengecewakan. Hal ini bisa menjadi lingkaran yang tidak berujung.

Kalau Kamu mau berpikir positif dan bisa lebih gampang hadapi hidup ini…

Lakukan 9 cara untuk mencegah dan mengatasi pikiran negatif dibawah ini…

1. Jalani Hidup Saat Ini…
Memikirkan masa lalu atau masa depan adalah hal yang sering membuat kita cemas. Jarang sekali kita panik karena kejadian masa sekarang. Jika Kamu menemukan pikiran Kamu terkukung dalam apa yang telah terjadi atau apa yang belum terjadi, ingatlah bahwa hanya masa kini yang dapat kita kontrol.

2. Katakan “Hal Positif” Pada Diri Sendiri…
Katakan pada diri Kamu bahwa kamu kuat, Kamu mampu. Ucapkan hal tersebut terus-menerus, kapanpun. Terutama, mulailah hari dengan mengatakan hal positif tentang diri sendiri dan hari itu, tidak peduli jika hari itu Kamu harus mengambil keputusan sulit ataupun Kamu tidak mempercayai apa yang telah Kamu katakan pada diri sendiri.

3. Percaya Pada Kekuatan Pikiran Positif…
Jika Kamu berpikir positif, hal-hal positif akan datang dan kesulitan-kesulitan akan terasa lebih ringan. Sebaliknya, jika Kamu berpikiran negatif, hal-hal negatif akan menimpa Kamu. Hal ini adalah hukum universal, seperti layaknya hukum gravitasi atau pertukaran energi. Tidak akan mudah untuk mengubah pola pikir Kamu, namun usahanya sebanding dengan hasil yang bisa Kamu petik.

4. Jangan Berdiam Diri…
Telusuri apa yang membuat Kamu berpikiran negatif, perbaiki, dan kembali maju. Jika hal tersebut tidak bisa diperbaiki lagi, berhenti mengeluh dan menyesal karena hal itu hanya akan menghabiskan waktu dan energi Kamu, juga membuat Kamu merasa tambah buruk. Terimalah apa yang telah terjadi, petik hikmah/pelajaran dari hal tersebut, dan kembali maju.

5. Fokus Pada Hal-hal Positif…
Ketika kita sedang sedang berpikiran negatif, seringkali kita lupa akan apa yang kita miliki dan lebih berfokus pada apa yang tidak kita miliki. Buatlah sebuah jurnal rasa syukur. Tidak masalah waktunya, tiap hari tulislah lima enam hal positif yang terjadi pada hari tersebut. Hal positif itu bisa berupa hal-hal besar ataupun sekadar hal-hal kecil seperti ‘hari ini cerah‘ atau ‘makan sore hari ini menakjubkan‘. Selama Kamu tetap konsisten melakukan kegiatan ini, hal ini mampu mengubah pemikiran negatif Kamu menjadi suatu pemikiran positif. Dan ketika Anda mulai merasa berpikiran negatif, baca kembali jurnal tersebut.

6. Bergeraklah…
Berolahraga melepaskan endorphin yang mampu membuat perasaaan Kamu menjadi lebih baik. Apakah itu sekadar berjalan mengelelingi blok ataupun berlari sepuluh kilometer, aktifitas fisik akan membuat diri kita merasa lebih baik. Ketika Kamu merasa down, aktifitas olahraga lima belas menit dapat membuat Kamu merasa lebih baik.

7. Hadapi Rasa Takutmu…
Perasaan negatif muncul dari rasa takut, makin takut Kamu akan hidup, makin banyak pikiran negatif dalam diri Kamu. Jika Kamu takut akan sesuatu, lakukan sesuatu itu. Rasa takut adalah bagian dari hidup namun kita memiliki pilihan untuk tidak membiarkan rasa takut menghentikan kita.

8. Coba Hal-hal Baru…
Mencoba hal-hal baru juga dapat meningkatkan rasa percaya diri. Dengan mengatakan ya pada kehidupan Kamu membuka lebih banyak kesempatan untuk bertumbuh. Jauhi pikiran ‘ya, tapi…’. Pengalaman baru, kecil atau besar, membuat hidup terasa lebih menyenangkan dan berguna.

9. Ubah Cara Pandang Kamu…
Ketika sesuatu tidak berjalan dengan baik, cari cara untuk melihat hal tersebut dari sudut pandang yang lebih positif. Dalam setiap tantangan terdapat keuntungan, dalam setiap keuntungan terdapat tantangan.

Jadi… Kamu sudah memulai berpikir positif lagi? Bisa menghindari pikiran-pikran negatif yang ada di kepala Kamu? Jangan sia-siakan hidup Kamu untuk berpikiran negatis tentang segala sesuatu… Gunakan waktu Kamu sebaik mungkin untuk berpikiran positif…

10 Penyakit Mental yang harus dihindari…

Mau semakin BERPIKIR POSITIF?? HINDARI 10 hal berikut…

1. Menyalahkan orang lain

Itu penyakit P dan K, yaitu Primitif dan Kekanak-kanakan. Primitif. Menyalahkan orang lain adalah pola pikir orang primitif. Di pedalaman Afrika, kalau ada orang yang sakit, yang Dipikirkan adalah: “Siapa nih yang nyantet?” Selalu “siapa”, Bukan “apa” penyebabnya. Bidang kedokteran modern selalu mencari tahu “apa” sebabnya, bukan “siapa”. Jadi kalau kita berpikir menyalahkan orang lain, itu sama dengan sikap primitif. Pakai koteka aja deh, nggak usah pakai dasi dan jas. Kekanak-kanakan. Kenapa? Anak-anak selalu nggak pernah mau disalahkan. Kalau ada piring yang jatuh, “Adik tuh yang salah”, atau, “Mbak tuh yang salah”. Anda pakai celana monyet aja kalau bersikap begitu. Kalau kita manusia yang berakal dan dewasa selalu akan mencari sebab terjadinya sesuatu.

2. Menyalahkan diri sendiri

Menyalahkan diri sendiri bahwa dirinya merasa tidak mampu. Ini berbeda dengan mengakui kesalahan. Anda pernah mengalaminya? Kalau anda bilang tidak pernah, berarti anda bohong. “Ah, dia sih bisa, dia ahli, dia punya jabatan, dia berbakat, dan sebagainya, Lha, saya ini apa ?, wah saya nggak bisa deh. Dia S3, lha, saya SMP, wah nggak bisa deh. Dia punya waktu banyak, saya sibuk, pasti nggak bisa deh”. Penyakit ini seperti kanker, tambah besar, besar di dalam mental diri sehingga bisa mencapai “improper guilty feeling”.

Jadi walau yang salah partner, anak buah, atau bahkan atasan, berani bilang, “Saya kok yang memang salah, tidak mampu, dan sebagainya”. Penyakit ini pelan-pelan bisa membunuh kita. Merasa inferior, kita tidak punya kemampuan. Kita sering membandingkan keberhasilan orang lain dengan kekurangan kita, sehingga keberhasilan orang lain dianggap Wajar karena mereka punya sesuatu lebih yang kita tidak punya.

3. Tidak punya goal atau cita-cita

Kita sering terpaku dengan kesibukan kerja, tetapi arahnya tidak jelas. Sebaiknya kita selalu mempunyai target kerja dengan milestone. Buat target jangka panjang dan jangka pendek secara tertulis. Ilustrasinya kayak gini: Ada anjing jago lari yang sombong. “Apa sih yang nggak bisa saya kejar, kuda aja kalah sama saya”. Kemudian ada kelinci lompat-lompat, kiclik, kiclik, kiclik. Temannya bilang, “Nah tuh ada kelinci, kejar aja”. Dia kejar itu kelinci, wesss…., kelinci lari lebih kencang, anjingnya ngotot ngejar dan kelinci lari sipat-kuping (sampai nggak dengar / peduli apa-apa), dan akhirnya nggak terkejar, kelinci masuk pagar. Anjing kembali lagi ke temannya dan diketawain. “Ah, lu, katanya jago lari, sama kelinci aja nggak bisa kejar. Katanya lu paling kencang”. “Lha dia goalnya untuk tetap hidup sih, survive, lha gua goalnya untuk fun aja sih”. Kalau “GOAL” kita hanya untuk “FUN”, isi waktu aja, ya hasilnya cuma terengah-engah saja.

4. Mempunyai “goal”, tapi ngawur mencapainya

Biasanya dialami oleh orang yang tidak “teachable”. Goalnya salah, focus kita juga salah, jalannya juga salah, arahnya juga salah. Ilustrasinya kayak gini : ada pemuda yang terobsesi dengan emas, karena pengaruh tradisi yang mendewakan emas. Pemuda ini pergi ke pertokoan dan mengisi karungnya dengan emas dan seenaknya ngeloyor pergi. Tentu saja ditangkap polisi dan ditanya. Jawabnya, “Pokoknya saya mau emas, saya nggak mau lihat kiri-kanan”.

5. Mengambil jalan pintas (shortcut)

Keberhasilan tidak pernah dilalui dengan jalan pintas. Jalan pintas tidak membawa orang ke kesuksesan yang sebenarnya, karena tidak mengikuti proses. Kalau kita menghindari proses, ya nggak matang, kalaupun matang ya dikarbit. Jadi, tidak ada tuh jalan pintas. Pemain bulutangkis Indonesia bangun jam 5 pagi, lari keliling Senayan, melakukan smash 1000 kali. Itu bukan jalan pintas. Nggak ada orang yang leha-leha tiap hari pakai sarung, terus tiba- tiba jadi juara bulu tangkis. Nggak ada! Kalau anda disuruh taruh uang 1 juta, dalam 3 minggu jadi 3 juta, masuk akal nggak tuh? Nggak mungkin!. Karena hal itu melawan kodrat.

6. Mengambil jalan terlalu panjang, terlalu santai

Analoginya begini: Pesawat terbang untuk bisa take-off, harus mempunyai kecepatan minimum. Pesawat Boeing 737, untuk dapat take- off, memerlukan kecepatan minimum 300 km/jam. Kalau kecepatan dia cuma 50 km/jam, ya Cuma ngabis-ngabisin avtur aja, muter-muter aja. Lha, kalau jalannya runwaynya lurus anda cuma pakai kecepatan 50 km/jam, ya nggak bisa take-off, malah nyungsep iya. Iya kan?

7. Mengabaikan hal-hal kecil

Dia maunya yang besar-besar, yang heboh, tapi yang kecil-kecil nggak dikerjain. Dia lupa bahwa struktur bangunan yang besar, pasti ada komponen yang kecilnya. Maunya yang hebat aja. Mengabaikan hal kecil aja nggak boleh, apalagi mengabaikan orang kecil.

8. Terlalu cepat menyerah

Jangan berhenti kerja pada masa percobaan 3 bulan. Bukan mengawali dengan yang salah yang bikin orang gagal, tetapi berhenti pada tempat yang salah. Mengawali dengan salah bisa diperbaiki, tetapi berhenti di tempat yang salah repot sekali.

9. Bayang-bayang masa lalu

Wah, puitis sekali, saya suka sekali dengan yang ini. Karena apa? Kita selalu penuh memori kan? Apa yang kita lakukan, masuk memori kita, minimal sebagai pertimbangan kita untuk langkah kita berikutnya. Apalagi kalau kita pernah gagal, nggak berani untuk mencoba lagi. Ini bisa balik lagi ke penyakit nomer-3. Kegagalan sebagai akibat bayang-bayang masa lalu yang tidak terselesaikan dengan semestinya. Itu bayang-bayang negatif. Memori kita kadang- kadang sangat membatasi kita untuk maju ke depan. Kita kadang-kadang lupa bahwa hidup itu maju terus. “Waktu” itu maju kan?. Ada nggak yang punya jam yang jalannya terbalik? Nggak ada kan? Semuanya maju, hidup itu maju. Lari aja ke depan, kalaupun harus jatuh, pasti ke depan kok. Orang yang berhasil, pasti pernah gagal. Itu memori negatif yang menghalangi kesuksesan.

10. Menghipnotis diri dengan kesuksesan semu

Biasa disebut Pseudo Success Syndrome. Kita dihipnotis dengan itu. Kita kalau pernah berhasil dengan sukses kecil, terus berhenti, nggak kemana-mana lagi. Sudah puas dengan sukses kecil tersebut. Napoleon pernah menyatakan, “Saat yang paling berbahaya datang bersama dengan kemenangan yang besar”. Itu saat yang paling berbahaya, karena orang lengah, mabuk kemenangan. Jangan terjebak dengan goal-goal hasil yang kecil, karena kita akan menembak sasaran yang besar, goal yang jauh. Jangan berpuas diri, ntar jadi sombong, terus takabur.

Hal paling menyedihkan??

Ada seseorang yang berusaha meyakinkan aku, bahwa hal-hal paling menyedihkan adalah…..

1. Saat kamu jujur pada temanmu, tapi dia berdusta sama kamu.
2. Saat kamu memberikan perhatian, tapi dia tidak menghargainya.
3. Saat kau mencintainya dengan tulus, tetapi dia tidak mencintaimu.
4. Dia membutuhkan kamu hanya pada saat kesulitan.

Dan banyak hal lain yang bernada sama, yang intinya merasa kecewa atas balasan yang tidak sesuai… dan sangat disayangkan, sangat-sangat banyak orang yang berpikiran sama, melulu mikirin apa balasan yang dia terima, melulu memperhitungkan apa yang sudah dia lakukan buat orang lain…. Ayo donk… belajar mikirin orang lain, belajar tidak mengharapkan balasan dari orang lain, belajar tidak memperhitungkan apa yang sudah kamu perbuat buat orang lain…

Tapi menurut aku sih…… hal paling menyedihkan bukan itu, kalau aku coba urutkan yang diatas, kayanya gini deh…

1. Saat temanmu jujur, kamu berpikir dia berdusta.
2. Saat temanmu memberi perhatian, kamu pikir dia pasti ada maunya.
3. Saat seseorang mencintaimu dengan tulus, kamu menganggap dia hanya mau sesuatu dari kamu.
4. Temanmu datang saat kesulitan karena merasa kamu orang yang hebat dan bisa mengatasi masalahnya, tapi kamu berpikir dia hanya datang pada saat kesulitan.

Selain masalah yang aku bahas tadi, masalah mikirin diri sendiri, mengahrapkan balasan, dll… yang paling jadi masalah tuh sebenarnya pikiran kamu sendiri, selalu berpikiran negatif tentang orang lain, coba kamu pikirin deh, inget-inget… pernah ga kamu ngelakuin sesuatu gara-gara selalu dituduh seperti itu, anak cowo misalnya, tiap hari pulang sekolah ditanyain, kamu ngerokok yah, sehari dua hari sih gpp, tapi kalo setiap hari delam sebulan dua bulan?? mending ngerokok aja deh kata anak itu, susah payah ga terpengaruh untuk ikut-ikutan merokok, eh tiap hari dituduh…

Itu hanya contoh kecil, adalagi orang yang selalu berusaha memperhatikan kamu, klo wajah pucat sedikit, langsung ditanyain, kamu sakit yah, belum sarapan? atau kenapa? eh kamu malah mikir negatif… lama-lama orang itu juga jadi males merhatiin kamu, ini orang udah baik diperhatiin, malah nuduh macem-macem…

Coba bayangin kalau setiap apapun yang orang lakukan pada kamu, kamu ingat berterima kasih, setiap pagi kamu tiba di kantor, di sekolah, atau dimanapun, selalu menyapa, “selamat pagi”, “selamat siang”… suatu saat kamu berhalangan hadir, orang-orang merasa ada yang hilang… orang-orang kehilangan sosok orang baik yang selalu tersenyum dan menyapa dengan ramahnya…. atau kamu lebih memilih orang bahagia kalau kamu tidak ada? lebih bahagia disaat kamu sakit, dan tidak ada satu orangpun yang datang menjenguk? atau disaat kamu meninggal tidak ada satupun orang yang bersedih karena kehilangan kebaikan kamu atau bahkan bahagia kamu sudah tidak ada….????

Jadi sekarang, tinggal memilih… Mau menghabiskan waktu untuk memikirkan balasan dari setiap orang…? atau mau mulai berpikir positif dan memikirkan hal positif apa yang mau kamu lakukan buat orang lain?

Percayalah, semakin kamu sering berpikir dan berbuat positif, semakin sering pula hal-hal positif datang menghampiri kamu….

“keep positive, take any chance, enjoy your life”

Mama…

Setelah dua puluh sekian tahun hidup di dunia ini, tiba-tiba aku terpikirkan untuk kencan dengan wanita lain selain istriku….

Malam itu aku mengutarakan keinginanku pada istriku, istriku mengijinkan dan berkata, “Silahkan saja, dia wanita yang memang selayaknya kau kencani, karena memang dia sangat sayang padamu”

Malam itu juga aku langsung menelepon mama, dan mengajak mama untuk makan malam berdua besok malam, mama dengan penuh curiga bertanya segala macam, “kenapa istrimu tidak ikut?” “kenapa kamu mengajak mama mendadak begini?” dan masih banyak pertanyaan penuh curiga dari mama terlontar begitu saja, tapi mama mengiyakan ajakanku….

Singkat cerita, keesokan harinya, sore setelah pulang kerja aku langsung menjemput mama kerumahnya, mama sudah menungguku dari tadi, senyum di bibirnya sungguh manis, mama sudah rapi, dan sangat wangi, kugandeng tangan mama dan membukakan pintu mobil untuknya…

Kakak-kakakku yang kebetulan ada dirumah mama, menatapku sambil tersenyum, mau bikin ulah apalagi adik kecil kita ini, ucap mereka.

Akupun pergi bersama mama, ke suatu tempat makan dengan pemandanganyang sangat indah dan pelayanan yang sangat memuaskan, mama menggandeng tanganku layaknya orang yang sedang berkencan, seperti putri raja anggunnya mama malam itu, mama duduk dengan manisnya didepanku, aku mengambil menu makanan dan mulai memesan makanan, aku memesan makanan dan minuman kesukaan mama, mama tersenyum dan berkata “mama pikir kamu sudah lupa apa yang jadi kesukaan mama dek (panggilan sayang mama untukku sejak kecil)”

Kamipun menyantap makanan, disela-sela makan mama bertanya “ada apa mama diajak berduaan gini dek?”, “ga papa kok ma, aku hanya kangen aja sama mama, aku pengen menghabiskan waktu bersama mama, aku sayaaaaaaaaaaaang banget sama mama”

Mama hanya tersenyum kecil lalu berkata “kamu yah, ga berubah-ubah genitnya sampai sekarang” kamipun bersenang dan membicarakan sangat banyak hal malam itu.

Setelah selesai makan dan menghabiskan waktu mengobrol berdua, kamipun langsung pulang, dalam perjalanan mengantarkan mama pulang, mama berkata “mama pengen pergi berdua lagi sama kamu ya dek, tapi lain kali mama yang bayar”, “okay mom….” ujarku.

Setelah mengantarkan mama, akupun langsung pulang kerumah dengan penuh kebahagiaan.Istrikupun langsung bertanya apakah aku bahagia malam itu, “tak bisa digambarkan bahagianya, makasi sayang udah mengijinkan aku berkencan dengan wanita lain,hehe”

Tak disangka, beberapa hari kemudian mama meninggal dunia, kesedihan mendalam melanda keluarga kami.

Lebih tidak disangka lagi, seminggu setelah mama meninggal aku mendapatkan sepucuk surat dari restoran tempat aku dan mama makan, ternyata surat itu dari mama…

 

“Dek, mama tulis surat ini karena mama tahu ini merupakan kencan terakhir kita, mama sangat bahagia malam ini, belum pernah mama sebahagia ini sejak papa meninggal, terima kasih ya dek… Mama sayang kamu dek…”

ps : mama sudah berjanji akan mentraktir kamu, jadi mama juga sudah pesankan makan malam spesial untuk dua orang, kamu bisa kesana kapan aja karena pesanan ini bisa untuk kapan saja… sekali lagi, Mama sayang kamu….

 

Buat siapa saja kamu yang membaca tulisan ini, jangan tunda untuk mengungkapkan rasa sayang kamu sama mama maupun papa yang sudah membesarkan kamu, sekarang juga hubungilah mereka, katakan kalau kamu sayang sama mereka…. Jangan biarkan kalimat singkat itu tidak sempat lagi kamu ucapkan…