Tag Archives: Tips

Stress Kerja dan Cara Mengatasinya

STRESS…

Era Globalisasi dan Modernisasi menuntut orang untuk bekerja lebih rajin dan kreatif untuk bisa bersaing dan bertahan hidup…

Hasil statistik di salah satu negara adidaya mengatakan bahwa 40% pekerja merasa pekerjaannya sangat menjadi tekanan, bahkan 25% pekerja merasa pekerjaan adalah hal yang paling membuat tertekan dalam kehidupan mereka.

Stress yang berlebihan akan membuat orang menjadi semakin terpuruk dengan kondisi yang ada, semakin susah melewati hari-harinya, bahkan ada yang sudah mengambil keputusan-keputusan konyol karena tidak sanggup menghadapi tekana yang didapatkan.

Tetapi stress dalam tahap tertentu bisa menjadi motivasi bagi seseorang untuk menyelesaikan tanggungjawabnya bahkan memberikan lebih dari yang diharapkan, berusaha bekerja dengan target yg ada, dan berusaha mencapai lebih dari target tersebut.

 

Apa saja indikasi stress sudah melewati batas kesanggupan seseorang?

Pelupa

Jika orang sudah kelebihan informasi dan tidak sanggup menampungnya, orang tersebut cenderung menjadi pelupa.

Kurang Konsentrasi

Management kerja menurun mengakibatkan banyak kesalahan-kesalahan yang terjadi akibat kurangnya konsentrasi.

Atensi Menurun

Kelebihan tekanan yang ada membuat orang fokus untuk mengurangi tekanan tersebut, sehingga kurang memberikan atensi pada lingkungan sekitarnya.

Tidak Bersemangat

Sama halnya dengan poin atensi, dimana orang menghabiskan energinya untuk mengatasi stress yang dihadapinya sehingga kurang bersemangat karena energinya sudah tersita untuk mengatasi stress tersebut.

Emosi Labil

Tekanan yang berlebihan membuat kepedulian terhadap sesame menjadi menurun, sehingga emosi pun menjadi labil yang berakibat seringnya terjadi konflik dengan lingkungan sekitar karena emosi yang sudah susah dikontrol, kesabaran berkurang,dll.

Mulai mendapat gangguan penyakit

Otot-otot terasa sakit, mudah sakit kepala dan beberapa penyakit lainnya bisa timbul akibat stress yang dihadapi, bahkan sampai gangguan jantung pun bisa. Dan yang paling sering timbul adalah penyakit lambung (maag) yang terus menerus menghampiri.

 

Apa saja yang bisa kita lakukan untuk menghindari dan mengatasi hal-hal tersebut?

1. Berteriak

Jika memungkinkan atau anda punya tempat untuk melakukannya, berteriak bisa mengurangi takanan yang memendam dalam diri anda.

 2. Relaksasi

Manjakan diri anda sesaat dengan posisi duduk atau tiduran yang nyaman, tarik nafas dalam-dalam dan keluarkan perlahan, nyamankan diri anda sebisa mungkin.

 3. Tertawa

Bukan asal tertawa sendiri jika anda tidak mau dibawa teman anda ke rumah sakit jiwa, cari bahan tertawa, bergurau dengan teman kerja, atau menonton video-video lucu dari youtube,dsb.

 4. Ungkapkan penyebab stressnya

Ungkapkan apa yang menjadi penyebab stress anda pada orang tepat yang tentu anda yang paling tahu siapa orang tersebut, niscaya itu akan mengurangi stress anda.

 5. Tidur cukup

Biasakan tidur dengan waktu yang cukup, dimana anda bisa bangun dalam keadaan segar, ini akan membantu anda mengontrol emosi anda sehingga stress tidak terlalu menjadi beban bagi anda

 6. Libur dan lupakan pekerjaan sesaat

Minta waktu untuk cuti jika bisa, berliburlah dan jangan pikirkan pekerjaan anda saat berlibur.

 7. Pandang segalanya dari sisi positif

Apa kata Einstein? Semua hal itu relatif, bagaimana anda menyikapinya saja, semua hal itu ada baik dan buruknya, bagaimana anda memandangnya, nah jika kita bisa dan pasti bisa memandang tekanan itu sebagai motivasi hidup, kenapa kita harus memandang semua itu sebagai beban…

 

Jadi tidak jauh dari tujuan utama saya menulis blog ini, selalu berpikir… positif…

Mudah-mudahan membantu anda mengurangi stress yang anda hadapi….

Advertisements

Empat Dimensi Kesuksesan…

Psychological Capital (by Fred Luthans & friends) atau modal psikologis berperan besar dalam menentukan keberhasilan, melalui beragam penelitian pikologis dan eksperimen saintifik, buku Fred Luthans ini mencoba mencari modal apa saja yang memiliki peran besar dalam sebuah kesuksesan, mau tahu? lanjutin baca yah…

Ada 4 dimensi yang ditemukan berpengaruh besar dalam sebuah kesuksesan, yaitu :

Resiliency

Resiliency adalah kemampuan untuk untuk terus bertahan bahkan ketika dihadapkan pada tekanan atau tekanan yang terus datang menghadang, bahkan cobaan seberat apapun dan termasuk kegagalan.

Sambil bertahan terus mencari cara untuk menemukan cara keluar dari tekanan itu, dan menghasilkan solusi yang cerdas.

Self – Efficacy

Ini adalah tipe orang yang percaya diri dan suka dengan tantangan, orang-orang yang percaya pada kompetensi dirinya, dan yakin bisa mengelola beragam sumber daya untuk menjalani berbagai tantangan yang dihadapi. Orang-orang seperti ini biasanya suka mengeset target untuk diri sendiri dan bahkan memilih pekerjaan yang sulit ketimbang yang mudah.

Hope

Dimensi yang satu ini bukan berarti hanya berharap sesuatu yang positif datang menghampiri kita. Tetapi membentuk, menciptakan dan merajut jalan yang bisa kita jadikan harapan dan bisa digenggam erat sebagai suatu arah yang jelas. Jika kita hanya berharap, maka kemungkinan harapan itu akan terbang begitu saja, menguap ditengah teriknya matahari.

Optimism

Optimisme adalah keyakinan kita bahwa kita akan mendapatkan sesuatu yang positif, dalam hal apapun yang kita lakukan, tugas, pekerjaan bahkan dalam menjalani hidup kita. Ketika harus berhadapan dengan hal-hal negatif, orang yang optimis hanya akan menganggap itu sebagai sesuatu yang bersifat sementara dan spesifik, sementara dalam artian hanya sesaat dan spesifik dalam artian hanya terjadi untuk masalah yang sedang dihadapi, bukan untuk setiap masalah yang datang. Dengan begitu orang optimis akan melihat sebuah masalah maupun hal negatif sebagai sesuatu dengan kacamata positif, sehingga tidak meratapi kegagalan, sedih berkepanjangan dan menyesal, dan tidak terjebak pada masa lalu.

Nah 4 dimensi diatas, membuat kita selalu bisa melangkahkan kaki kedepan dengan keyakinan positif, dan menggapai semua bentuk kesuksesan yang menunggu kita didepan….

Keep Positive, Take Any Chance, Enjoy Your Life….

source : blog strategi manajemen & Buku Psychological Capital (by Fred Luthans & friends

Hal-hal yang harus dihindari kalau mau tetap “Berpikir Positif”

Jangan melulu mikirin gimana berpikir positif juga yah, ada yang bilang kalau ketemu masalah ini itu gimana yah? trus apa yang harus dihindari yah?

Jadi… ini ada beberapa hal yang harus kita hindari dan cegah supaya kita tetap bisa berpikir positif…

Setiap hal yang kita lakukan pasti berefek pada jumlah energi positif yang kita miliki. Meskipun kita makan makanan sehat, olahraga secara teratur tetapi jika dan kebiasaan Anda buruk, maka energi akan berkurang dan membuat tubuh selalu merasa lelah.

Hal itu karena pikiran kerap dipenuhi dengan sesuatu yang negatif. Anda tentu penasaran hal apa saja yang menguras energi positif dan berdampak buruk pada keadaan psikis dan fisik.

1. Menunda pekerjaan.
Banyak pekerjaan atau hal yang bisa dilakukan secepatnya tetapi Anda lebih memilih untuk menundanya. Hal ini sangat menyita energi karena jika sewaktu-waktu pekerjaan atau hal tersebut harus diselesaikan segera, waktu dan pikiran Anda pasti akan terkuras maksimal untuk menyelesaikannya. Jika Ada yang belum selesai dan tertunda pasti ada yang mengganjal dan menyita pikiran Anda, hal ini juga membuat konsentrasi dan energi berkurang.

2. Mengeluh.
Wajar jika Anda sesekali mengeluh tentang suatu hal tetapi jika setiap hari diisi keluhan, maka Anda tidak  akan mendapatkan apa-apa. Mengeluh artinya membuang energi positif. Jangan sampai setiap hari berisi keluhan karena hanya akan membuat lelah. Lagipula tidak akan ada yang berubah hanya karena keluhan tanpa tindakan nyata.

3. Berdekatan dengan orang yang selalu berpikiran negatif.
Berdekatan dengan orang yang memandang segala hal dari sisi negatif juga sangat mempengaruhi energi dan pikiran Anda. Dengan mendengarkan cerita dan pernyataan yang selalu negatif pasti Anda akan merasa lelah. Pikiran Anda pun bisa terpengaruh menjadi negatif.

4. Nonton atau mendengarkan gosip.
Menonton tayangan infotainment hanya mempengaruhi kita untuk berpikir negatif tentang orang yang sedang digosipkan dalam tayangan itu, lalu apa untungnya? jadi update jadi bisa gogosipan dengan temen2? bisa-bisa dicap tukang gosip, terus orang-orang jadi menghindar dan malas cerita apa-apa sama kamu.

5. Selalu membandingkan diri sendiri dan orang lain.
Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Seburuk-buruknya orang pun pasti memiliki sisi baik. Dengan selalu membandingkan diri dengan orang lain hanya akan membuang energi dengan percuma.

6. Sibuk membicarakan orang lain.
Eh.. tau ga si ini begini, si itu begitu… ternyata dia udah hamil loh sebelum nikah,  Eh tau ga kemarin dia dimarahin bos abis2an buset dah… jangan buang waktu buat hal-hal beginian, mendingan cari kegiatan buat isi waktu kamu, atau beresin kerjaan yang ada, ga ada gunanya membicarakan orang, hanya akan menguras energi positif kamu, apalagi kalau orang yang dibicarakan tau dia dibicarain sama kamu, tambah-tambah nguras energi… jadi jangan yah sibuk ngomongin orang..

7. Diet sembarangan.
Pola makan yang tidak baik bisa membuat tubuh terasa tidak nyaman, yang secara tak langsung bisa membuat emosi tidak stabil. Saat kondisi mood sedang tidak baik, Anda perlu asupan nutrisi khusus. Lakukan diet dengan mengonsumsi makanan yang bisa membuat perasaan Anda lebih nyaman.

Ternyata… Hidup Ini Sangat Mudah…

Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah,dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.

Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.


Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb.
Selain memperbaiki sepeda tersebut, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja di tempatnya.

Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja.


Seorang anak berkata kepada ibunya: “Ibu hari ini sangat cantik.” Ibu menjawab: “Mengapa?” Anak menjawab: “Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah. ”

Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah.


Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah.
Temannya berkata: “Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur.” Petani menjawab: “Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku.”

Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.


Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya: “Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya ?”Ada yang menjawab: “Cari mulai dari bagian tengah.” Ada pula yang menjawab: “Cari di rerumputan yang cekung ke dalam.” Dan ada yang menjawab: “Cari di rumput yang paling tinggi.” Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: “Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana.”

Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat.


Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan: “Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku.” Katak di pinggir jalan menjawab: “Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah.” Beberapa hari kemudian katak “sawah” menjenguk katak “pinggir jalan” dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.

Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.


Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang berjalan dengan gembira. Ada yang bertanya: “Mengapa engkau begitu santai?” Dia menjawab sambil tertawa: “Karena barang bawaan saya sedikit.”

Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah dan memiliki secukupnya saja.


* You are what you think about. Beware of your mind

9 Cara Berhenti Berpikir Negatif…

Untuk sebagian besar dari kita, berpikir negatif mungkin sudah menjadi bagian dari diri. Ketika hal-hal tidak sesuai rencana, kita dengan mudah merasa depresi dan tidak bisa melihat sisi baik dari kejadian tersebut.

Berpikiran negatif tidak membawa kemana-mana, kecuali membuat perasaan tambah buruk, yang lalu akan berakibat performa kita mengecewakan. Hal ini bisa menjadi lingkaran yang tidak berujung.

Kalau Kamu mau berpikir positif dan bisa lebih gampang hadapi hidup ini…

Lakukan 9 cara untuk mencegah dan mengatasi pikiran negatif dibawah ini…

1. Jalani Hidup Saat Ini…
Memikirkan masa lalu atau masa depan adalah hal yang sering membuat kita cemas. Jarang sekali kita panik karena kejadian masa sekarang. Jika Kamu menemukan pikiran Kamu terkukung dalam apa yang telah terjadi atau apa yang belum terjadi, ingatlah bahwa hanya masa kini yang dapat kita kontrol.

2. Katakan “Hal Positif” Pada Diri Sendiri…
Katakan pada diri Kamu bahwa kamu kuat, Kamu mampu. Ucapkan hal tersebut terus-menerus, kapanpun. Terutama, mulailah hari dengan mengatakan hal positif tentang diri sendiri dan hari itu, tidak peduli jika hari itu Kamu harus mengambil keputusan sulit ataupun Kamu tidak mempercayai apa yang telah Kamu katakan pada diri sendiri.

3. Percaya Pada Kekuatan Pikiran Positif…
Jika Kamu berpikir positif, hal-hal positif akan datang dan kesulitan-kesulitan akan terasa lebih ringan. Sebaliknya, jika Kamu berpikiran negatif, hal-hal negatif akan menimpa Kamu. Hal ini adalah hukum universal, seperti layaknya hukum gravitasi atau pertukaran energi. Tidak akan mudah untuk mengubah pola pikir Kamu, namun usahanya sebanding dengan hasil yang bisa Kamu petik.

4. Jangan Berdiam Diri…
Telusuri apa yang membuat Kamu berpikiran negatif, perbaiki, dan kembali maju. Jika hal tersebut tidak bisa diperbaiki lagi, berhenti mengeluh dan menyesal karena hal itu hanya akan menghabiskan waktu dan energi Kamu, juga membuat Kamu merasa tambah buruk. Terimalah apa yang telah terjadi, petik hikmah/pelajaran dari hal tersebut, dan kembali maju.

5. Fokus Pada Hal-hal Positif…
Ketika kita sedang sedang berpikiran negatif, seringkali kita lupa akan apa yang kita miliki dan lebih berfokus pada apa yang tidak kita miliki. Buatlah sebuah jurnal rasa syukur. Tidak masalah waktunya, tiap hari tulislah lima enam hal positif yang terjadi pada hari tersebut. Hal positif itu bisa berupa hal-hal besar ataupun sekadar hal-hal kecil seperti ‘hari ini cerah‘ atau ‘makan sore hari ini menakjubkan‘. Selama Kamu tetap konsisten melakukan kegiatan ini, hal ini mampu mengubah pemikiran negatif Kamu menjadi suatu pemikiran positif. Dan ketika Anda mulai merasa berpikiran negatif, baca kembali jurnal tersebut.

6. Bergeraklah…
Berolahraga melepaskan endorphin yang mampu membuat perasaaan Kamu menjadi lebih baik. Apakah itu sekadar berjalan mengelelingi blok ataupun berlari sepuluh kilometer, aktifitas fisik akan membuat diri kita merasa lebih baik. Ketika Kamu merasa down, aktifitas olahraga lima belas menit dapat membuat Kamu merasa lebih baik.

7. Hadapi Rasa Takutmu…
Perasaan negatif muncul dari rasa takut, makin takut Kamu akan hidup, makin banyak pikiran negatif dalam diri Kamu. Jika Kamu takut akan sesuatu, lakukan sesuatu itu. Rasa takut adalah bagian dari hidup namun kita memiliki pilihan untuk tidak membiarkan rasa takut menghentikan kita.

8. Coba Hal-hal Baru…
Mencoba hal-hal baru juga dapat meningkatkan rasa percaya diri. Dengan mengatakan ya pada kehidupan Kamu membuka lebih banyak kesempatan untuk bertumbuh. Jauhi pikiran ‘ya, tapi…’. Pengalaman baru, kecil atau besar, membuat hidup terasa lebih menyenangkan dan berguna.

9. Ubah Cara Pandang Kamu…
Ketika sesuatu tidak berjalan dengan baik, cari cara untuk melihat hal tersebut dari sudut pandang yang lebih positif. Dalam setiap tantangan terdapat keuntungan, dalam setiap keuntungan terdapat tantangan.

Jadi… Kamu sudah memulai berpikir positif lagi? Bisa menghindari pikiran-pikran negatif yang ada di kepala Kamu? Jangan sia-siakan hidup Kamu untuk berpikiran negatis tentang segala sesuatu… Gunakan waktu Kamu sebaik mungkin untuk berpikiran positif…

Tips Hidup Bahagia….

happiness_by_wint3r88Waktu kecil gua selalu hidup bahagia, punya keluarga yang harmonis, hidup berkecukupan, teman-teman yang selalu terasa peduli dan sayang sama gua….

Apa semua yang saya inginkan tercapai? ga juga tuh…

Mainan terbaru? selalu ada tapi selalu terasa kurang

Keluarga yang sayang sama gua? pasti… tapi tetep aja ada yg kurang

Temen? banyak dan menyenangkan… tp sama aja… tetep terasa kurang

Jadi… sebenarnya gua bahagia ga sih?? itu yang gua cari tahu selama ini…

Gua suka baca, dari baca buku, artikel, blog, dll… nah dari situ tuh gua tahu apa makna bahagia sebenarnya, dan itu tidak ada dalam semua bacaan yg udah gua baca… lah.. terus??? yang bisa bikin gua bahagia… ya gua sendiri

Gua ngerasain pindah rumah dua kali, di rumah kedua saat2 negeri tercinta kita kena krismon… materi hilang begitu saja… di rumah ketiga, papa meninggal… satu persatu yang gua rasa bagian dari kebahagiaan gua hilang… lantas?? gua ga akan bahagia lagi donk…?? itu pemikiran paling salah

Pertama kali gua ngekos di Bandung, gua ngeliat dibelakang rumah (dari lantai dua ngeliat ke perumahan kumuh dibelakang kos), ada keluarga lengkap, ayah,ibu dan 4 anak, mereka makan dengan nasi putih hangat, 2 potong tahu, dan sambel, itu untuk makan 2 orang sepiring… trus gua itung2,biaya hidup gua sebulan saat itu bisa untuk hidup mereka 4-5 bulan, dalam kondisi gua selalu merasa kurang, selalu minta lagi ke ortu… dan berkeluh kesah saat ngerasa kekurangan… tapi mereka? makan sambil tertawa riang, ibu yang terlihat sangat sayang sama anak-anaknya… bahkan kadang-kadang gua liat mereka hanya makan dengan nasi panas yg ditaburi garam secukupnya…

 

Kenapa mereka bisa bahagia? Kenapa gua merasa kurang bahagia?

karena mereka punya hidup yang serba disyukuri, melakukan apapun dengan ikhlas… dan banyak hal lain yang bisa bikin mereka bahagia, ini tipsnya…

 

1. Cari tahu apa yang kamu inginkan, supaya kamu bisa bahagia..

Ada orang yang bahagia makan nasi putih hangat ditaburi garam, ada orang yang harus makan dengan bermacam-macam lauk…

Ada orang yang bahagia kerja dengan gaji yang besar, ada orang yang bahagia gaji kecil asal karirnya terus meningkat…

Ada orang yang senang selalu bersama teman-teman, ada orang yang senang lebih banyak menikmati kesendirian…

Cari tahu kamu pengen bahagia dengan cara bagaimana…

 

2. Berkumpul dan bergaul dengan orang bahagia dan positive thinking…

Berkumpul dengan orang-orang yang selalu merasa tidak bahagia dan mengeluh terus menerus akan mempengaruhi “kadar” kebahagiaan anda juga. Demikian juga

sebaliknya.. Berkumpul dengan orang bahagia dan berpikir positif akan meningkatkan kadar bahagia kamu, dan bikin kamu lebih berpikir positif…


3. Cari solusi bukan mengeluh…

Kalau kamu ada masalah, sisihkan sedikit waktu untuk memikirkan solusinya, baik dari kamu sendiri atau dari orang lain, yang jelas dapatkan solusinya…

Jangan mengeluh, menggerutu… jangan setiap ada sesuatu yang tidak menyenangkan langsung mengeluh, sakit kepala dikit ngeluh, sakit perut dikit ngeluh, jalan macet

dikit ngeluh, kerjaan ditambah dikit ngeluh… kapan bisa bahagia… jangan hancurkan kebahagiaan yang ada didepan mata…


4. Jangan menyimpan perasaan tidak enak.. (benci,dendam,sedih,takut,dll….)

Apa gunanya kamu simpen rasa benci sama seseorang? apa gunanya kamu simpen rasa dendam sama seseorang? hanya bisa menumbuhkan zat-zat kimia yang merusak

didalam tubuh… got it? sedih?takut? sama aja semuanya… “klo sedih kan ga bisa di kontrol” KATA SIAPA?? hubungi gua kalo kamu bilang sedih, takut ga bisa diilangin…

harus nunggu tenang, harus lewat beberapa hari…


5. Gunakan kemampuan terbaik kamu… do the best!!!

Buat siapapun sama, buat atasan, buat pacar, buat saingan, buat siapapun… lakukan yang terbaik yang kamu bisa, sisanya serahkan pada Tuhan.. yakinlah kamu bakal

dapat yang terbaik juga… bahkan jika gagalpun, kmu pasti akan merasakan kepuasan tersendiri karena sudah melakukan yang terbaik… ‘n then? ada yang lebih baik lagi

yang akan kamu dapatkan.. begitu seterusnya…


6. Ikhlas….

Kamu sudah lakukan yang terbaik yang kamu bisa?? ikhlas ga?? hmm… ini sangat sangat penting, tumbuhkan rasa ikhlas saat kamu melakukan apapun untuk siapapun…

pernah ngasi receh untuk pengemis karena males nyimpen receh? pernah ngasi receh sama ibu2 tua di perempatan karena males ada pengemis deket2? apa yang udah

kamu lakukan??? saya pernah ngasi seratus rupiah yg kerogoh dari tempat receh buat ibu-ibu pengemis tua yg jorok dan bau krn males ada pengemis deket2, trus

balesannya apa? si ibu menyempatkan diri berdiam sebentar disebelah saya trus berdoa, “Ya Tuhan, dampingin anak muda ini supaya sampai dengan selamat di tujuan,

murahkan rejekinya, dan mudahkanlah hidupnya” seratus rupiah, satu koin yg gua kasi dgn niat yg tidak baik dibalas dengan sangat baik… Ikhlaslah melakukan apapun

untuk siapapun…


7. Bersyukur…

Bersyukur dan berterima kasih untuk segala yang sudah kamu dapatkan, karena ada sesuatu yang baik dan positif dibalik semua yang kamu dapatkan…..